230 Peserta Ikuti Diklat BP2TD Mempawah

230 Peserta Ikuti Diklat BP2TD Mempawah

  Kamis, 21 March 2019 09:58
DIKLAT BP2TD: Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Darat, Ir. Popik Montanasyah, MT secara simbolis membuka kegiatan dengan memberikan tanda peserta diklat. WAHYU JARTHAKUSUMA/PONTIANAK

Berita Terkait

Sepanjang 2019 Targetkan 5.675 peserta

 

MEMPAWAH - Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Darat (BP2TD) Mempawah melaksanakan diklat pemberdayaan masyarakat, Rabu (20/3) siang di Mempawah. Diklat yang diikuti 230 peserta dari 7 angkatan itu dibuka Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Darat, Ir. Popik Montanasyah, MT.

“Tujuan dilaksanakannya kegiatan diklat ini untuk memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan para peserta. Terutama untuk meningkatkan skill, sehingga mampu menciptakan SDM yang berkualitas khususnya dibidang transportasi,” jelas Popik dalam sambutannya.

Popik mengungkapkan, diklat yang dilaksanakan BP2TD Mempawah memiliki sasaran tersedianya SDM yang berkualitas disektor transportasi pada masyarakat di daerah terpencil dan masyarakat kurang mampu sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 tahun 2014 tentang percepatan pembangunan daerah tertinggal.

“SDM yang berkompeten dibidang transportasi darat masih sangat minim. Hal ini berdampak pada mutu pelayanan bagi pengguna jasa angkutan dalam melakukan aktivitasnya sehari-hari sehingga sering dihadapkan pada berbagai permasalahan,” pendapatnya.

Lebih jauh, Popik mengatakan, persaingan di sektor perhubungan akan berangsung ketat. Karena itu, faktor SDM sangat menentukan keberhasilan pelaksanaan tugas dan tanggungjawab suatu organisasi. “Makanya kegiatan diklat ini sangat penting dan strategis sebagai bentuk pembinaan SDM untuk mencapai kualitas pelayanan publik yang lebih optimal khususnya pada bidang transportasi darat di masa mendatang,” tuturnya.

Menurut Popik, Pendidikan dan Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat (DPM) yang dilaksanakannya sebagai bentuk kehadiran pemerintah ditengah masyarakat. Sekaligus, sebagai salah satu aplikasi program prioritas nasional yang ditujukan untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan masyarakat.

“Kami berharap para peserta nantinya akan lebih mudah mendapatkan lapangan pekerjaan serta meningkatkan taraf hidupnya. Disamping itu, juga membudayakan keselamatan transportasi sehingga dapat meminimalisir kecelakakaan dalam bertransportasi,” sebutnya.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini, Popik menyebut pihaknya bekerjasama dengan sejumlah instansi dan stakeholder untuk mendapatkan peserta didik yang akan dilatih oleh instruktur yang profesional dibidangnya. Pihaknya pun berharap Pemerintah Kabupaten Mempawah berpartisipasi aktif melakukan monitoring dan evaluasi terhadap lulusan diklat.

“Kepada seluruh peserta, saya ucapkan selamat mengikuti program diklat ini. Pahami seluruh materi yang disampaikan instruktur dan pelatih. Semoga, ilmu yang diterima akan memberikan manfaat dan nilah tambah serta meningkatkan kualitas, taraf hidup dan kesejahteraan,” harapnya.

Sementara itu, Kepala BP2TD Mempawah, Isman Djuffi dalam laporannya mengungkapkan, peserta diklat berjumlah 230 orang terdiri dari 2 angkatan pengelasan dasar, 2 angkatan aplikasi komputer, 2 angkatan pengatur lalu lintas dan 1 angkatan juru parkir.

“Kami bekerjasama dengan sejumlah pihak termasuk BPBD. Kita lakukan diklat pemadam kebakaran. Karena, disini memiliki kasus menonjol yakni kebakaran hutan dan lahan. Maka, kita berikan metode yang tepat tentang penanganan karhutla. Sehingga, masyarakat semakin mandiri dan aktif dalam menghadapi kasus karhutla,” tuturnya.

Hingga kini, Isman mengungkapkan, BP2TD Mempawah telah mendidik atau meluluskan 1.020 peserta. Diklat telah dimulai sejak awal Februari 2019 lalu. Jumlah itu masih jauh dari total target peserta yang dipatok BP2TD Mempawah sebanyak 5.675 peserta.

“Jadi kami masih memiliki kewajiban untuk menyelesaikan sisanya sebanyak 4.655 peserta diklat sepanjang tahun 2019 ini. Nanti, sebaran pesertanya akan kita rekrut dari seluruh kabupaten dan kota di Kalbar,” tukasnya. (wah)

Berita Terkait