23 Ribu Warga Sambas Jadi TKI

23 Ribu Warga Sambas Jadi TKI

  Jumat, 21 September 2018 10:00
CALON TKI: Irwasda Polda Kalbar menemui calon TKI di LTSA P2TKLN Sambas. OZY/PONTIANAK POST

Berita Terkait

700 Berangkat Sesuai Prosedur

SAMBAS – Sesuai data di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sambas. Jumlah warga Kabupaten Sambas yang bekerja ke luar negeri berkisar 23 ribu orang. Namun yang sesuai procedural, baru sekitar 700 orang di tahun ini hingga sekarang.

Hal tersebut ditegaskan pejabat Disnakertrans Sambas sekaligus Sekretaris Tim LTSA P2TKLN Kabupaten Sambas atau penanggung jawab online system, Riki Chosykin saat menghadiri kegiatan Pembekalan Akhir Pemberangkatan (PAP) terhadap 110 Calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Sambas yang akan diberangkatkan ke Malaysia oleh Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) PT Arwana Citra Lestari Kalimantan Barat di Kantor LTSA P2TKLN Sambas, Kamis (20/9).

“23 ribu orang itu, kebanyakan bekerja ke Malaysia. Tapi dari jumlah tersebut, sekitar 700-an orang yang melalui prosedur dan jumlah itu menurun dibandingkan tahun sebelumnya yakni sekitar 800 orang yang berangkat ke Malaysia secara prosedural,” kata Riki Chosykin. 

Hal ini membuat kesulitan tersendiri bagi petugas dan pemerintah ketiga di Negara orang terjadi masalah. 

“Kami, setiap bulan bahkan minggu, ada laporan tentang TKI, mulai dari kecelakaan kerja hingga kehilangan kontak. Dan rata-rata, itu (laporan yang diterima) setelah dicek, ternyata berangkat ke Malaysia tak sesuai prosedur. Ini menjadi kesulitan tersendiri,” katanya. Tak akan menjadi masalah, jika TKI yang dilaporkan itu legal atau melewati aturan yang ada. 

“Kalau prosedural, hak dan kewajiban TKI dilindungi, kalau terjadi apa-apa, pemerintah beserta PPTKIS, agen akan bertanggung jawab penuh. Karena itu ada dalam komitmen dan perjanjian sebelum diberangkatkan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Riki juga menyebutkan PAP merupakan salah satu prosedur penempatan TKI, yang selanjutnya akan diberangkatkan ke Malaysia. 

“Sehingga 110 TKI Sambas yang diberangkatkan PT Arwana Citra Lestari sudah melalui sejumlah tahapan, prosedur yang harus dilalui sudah dilaksanakan, artinya keberangkatannya sudah procedural,” katanya.

Sementara itu, PAP di LTSA P2TKLN Sambas dibuka secara resmi Kepala Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Pontianak, Maruji Manullang, S.E., M.M. Setelah kegiatan tersebut, sebanyak 110 TKI Asal Sambas, hari itu juga (Kamis) akan diberangkatkan PT Arwana Citra Lestari yang saat ini dipimpin H Mahadar sebagai Direktur, ke Malaysia. 

Rincian 98 orang terdiri dari 69 laki-laki dan 29 perempuan dengan tujuan Shin Yang Plywood Bintulu Sarawak Malaysia. Serta 12 orang, yakni empat orang laki-laki dan 8 orang perempuan akan ke Shin Yang Plywood SDN BHD Miri Sarawak Malaysia.

Maruji Manullah berpesan, setelah sampai di tujuan. Para TKI Asal Sambas mencermati perjanjian Kerja (PK) sebelum menandatanganinya. Lantaran di PK tersebutlah, hak dan kewajiban diatur saat bekerja. Penting juga, yakni setelah bekerja, bagaimana mengumpulkan duit hasil kerja dengan sebaik-baiknya. 

“Kelola uang hasil kerja dengan baik, agar setelah dua tahun di Malaysia, bisa dikirim ke keluarga, kemudian pulang dengan membawa hasil, siapkan untuk buka usaha, dan jangan hanya digunakan untuk konsumtif saja,” katanya. Dalam keberangkatan TKI Asal Sambas, juga dihadiri Irwasda Polda Kalbar, Kalbar Kombes Pol Drs Andi Musa SH MH yang sekaligus Ketua UPP Saber Pungli Saber Pungli saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sambas. (fah)

Berita Terkait