1,5 Ton Kerang Asal Kalbar Digagalkan Pengirimanya ke Malaysia

1,5 Ton Kerang Asal Kalbar Digagalkan Pengirimanya ke Malaysia

  Rabu, 14 March 2018 14:27

Berita Terkait

ENTIKONG--Sebanyak 1,5 ton kerang asal Kalbar jenis Kerang Dara (1.484) Kilo gram dan Tengkuyung (36) Kilo gram digagalkan masuk ke Sarawak (Malaysia) di PLBN Entikog, Rabu (14/3), pukul 11.00 WIB.

Menurut Kepala Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) Entikong,M.W. Giri Pratikno di Entikong, satu unit kendataan dengan nomor polisi KB 8690 PA yang bermuatan 1,5 ton keran milik Apriyanto digagalkan oleh BKIPM Entikong, karena kerang yang hendak dikirim ke Malaysia tidak mengantongi dokumen lengkap dan tanpa melapor terlebih dahulu kepada karantina ikan.

“Jelas itu pelanggaran UU.No.16 tahun 1992 tentang karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan. karena itu kendaraan dan barang muatanya kami amankan sementara ini sampai pemiliknya mengurus kekurangan dokumen pengirimanya ke Sarawak," tegas M.W.Giri Pratikno, Rabu (14/3).

Dia mengakui, modus pengiriman produk perikanan ke Sarawak bukan kali ini saja dicegah karena tidak melaporkan kepetugas BKIPM Entikong. Karena Indonesia bakal dirugikan jika produk perikanan sampai lolos ke luar negeri tanpa melaui mekanisme yang sebenarnya.

“Tentu negara bakal rugi,karena proses pengiriman produk perikanan maupun pertanian ada pajaknya, jika kerap lolos tanpa dokumen dan tanpa melalui proses sertifikasi nanti kita dianggap lemah pengawasannya oleh pihak luar, ungkap M.W Giri Pratikno.

Terhadap 1,5 ton kerang asal Pontianak (Kalbar) yang akan dikirim ke Sarawak, sementara ini ditunda pengirimannya sampai pemiliknya melengkapi dokumen dan menunggu hasil serifikasi kerang yang sedang dilaksanaka di laboratirium BKIPM Entikong.

Terhadap Apriyanto pemilik kerang diberikan teguran keras, bahkan jika masih mengulangi perbuatan serupa bisa dikenakan sanksi tegas sesuai dengan aturan yang berlaku, beber M.W. Pratikno. (agus alfian)

Berita Terkait