140 Cakades Dites Akademik

140 Cakades Dites Akademik

  Senin, 25 July 2016 09:30
TES AKADEMIK: Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Ketapang Hadi Mulyono Upas saat meninjau langsung proses tes akedemik calon kepala desa di Gedung Politeknik Negeri Ketapang, Sabtu (23/7) lalu. HUMASKAB FOR PONTIANAK POST

Berita Terkait

KETAPANG – Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa, Perempuan, dan Keluarga Berencana (BPMPDKB) Kabupaten Ketapang  menggelar uji kompetensi  bagi desa yang terdapat calon kades (cakades) lebih dari lima orang. Pelaksanaan uji kompetensi tersebut diikuti sebanyak 140 cakades, bertempat di Gedung Politeknik Negeri Ketapang Jalan Ranga Sentap, Kelurahan Sukaharja, Sabtu (23/7).

 
Kegiatan tersebut dipantau langsung Komisi I DPRD Kabupaten Ketapang. Tampak Ketua Komisi I Hadi Mulyono Upas SH bersama anggota Komisi I M Sholeh ST, beserta Inspektur Dersi SH, Kabag Hukum Edy Radiansyah SH, Kabag Humas Drs Nugroho W Sistanto, Kasat Pol PP Junaidi SSos, serta perwakilan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).  

Kepala BPMPDKB Kabupaten Ketapang, Muslimin SIP, menjelaskan jika tes akademik yang mereka laksanakan tersebut, berpedoman pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2016 tentang Pemilihan  Pengangkatan dan Pelantikan Kepala Desa, serta Peraturan Bupati Nomor 17 Tahun 2016 tentang Pedoman dan Tata Cara Pemilihan Kepala Desa. “Apabila calon kepala desa lebih dari lima orang, maka diadakan tes akademik,” kata dia.

Dijelaskan dia bahwa peserta yang mengikuti tes akademik tersebut terdiri dari 140 orang dari 19 desa, yang terdapat calon lebih dari lima orang. Dia menambahkan bahwa desa yang akan melaksanakan Pilkades serentak kelak sebanyak 129 desa. “Pelaksanaan pilkades serentak direncanakan pada 24 September 2016,” terang Muslimin.

Muslimin mengakui jika mereka tidak akan mampu jika harus sendirikan melaksanakan pilkades secara serentak. Tak dipungkiri dia bahwa mereka tetap harus melakukan koordinasi dengan instansi terkait lainnya. Pasalnya, dia mengungkapkan bagaimana begitu terbatasnya personel mereka serta dihadapkan dengan jarak desa yang sangat tersebar di Ketapang. “Dalam pelaksanaan di lapangan nanti, kami minta kepada camat untuk membentuk panitia tingkat kecamatan yang terdiri dari Muspika Kecamatan, ditambah staf kecamatan. Panitia inilah yang membantu proses pekasanaan pilkades serentak,” papar dia.

Selain itu dia juga akan meminta Bupati untuk mengeluarkan surat, agar pada hari H pelaksanaan pilkades, para camat tidak meninggalkan tempat. “PMD tidak mungkin bekerja sendiri dalam mensukseskan pilakdes serentak perdana di Ketapang ini tanpa bantuan semua pihak termasuk camat,” kata dia.

Muslimin  juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung  proses pelaksanaan pilakades serentak di Kabupaten Ketapang. “Saya ucapkan terima kasih kepada Komisi I yang memantau pelaksanaan tes akademik ini, dan ini kerja tim kami PMD hanya sebagai leading sector-nya saja,” ucap dia.

Sementara itu, Ketua Komisi I Hadi Mulyono Upas SH mengatakan bahwa pelaksanaan pilkades serentak tersebut dimaksudkan untuk memudahkan dalam mengoordinasikan. Harapan dia, dengan serempak, maka akan terkoordinir dengan baik secara teknis oleh BPMPDKB, untuk mengeliminir  kerawanan ataupun ganguan dan kesalahan teknis di lapangan. “Pilkades serentak ini yang pertama di Ketapang. Ya kita harap situasi Ketapang ini tetap kondusif,” imbau mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ketapang tersebut.

Terkait perangkat pelaksanaan pilkades serentak, juga dipastikan dia sudah tidak ada masalah. Dijelaskan dia bahwa perda sudah ditetapkan mereka, di mana itu berarti substansi dari undang-undang sudah memenuhi syarat, sehingga secara teknis pelaksanaan pilkades serentak tidak ada masalah. Hadi berharap agar dalam pelaksanaannya nanti, koordinasi serta dukungan instansi terkait menjadikannya berjalan aman dan lancar. “Kami dari Komisi I akan terus memantau dan turun ke lapangan,” kata Hadi.

Senada dengan anggota Komisi I M Sholeh ST meyakini agar pelaksanaan pilkdes serentak di Kabupaten Ketapang akan berjalan sukses dan lancar. "Dari Komisi I DPRD Ketapang tetap memberikan dukungn penuh terhadap proses pelaksanaan pilkades serentak, termasuk dukungan dana dari APBD dalam pembiayaan pilkades nanti sudah tersedia,” terang dia. (afi/ser)

Berita Terkait