14 Warga Kalbar Meninggal Selama Mudik Lebaran

14 Warga Kalbar Meninggal Selama Mudik Lebaran

  Kamis, 21 July 2016 16:41
FOTO; TIMBUL MUDJADI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SELAMA Operasi Pengamanan Mudik Lebaran dari tanggal 30 Juni sd 15 Juli 2016, kasus kecelakaan lalu lintas sebanyak 34 kejadian, dengan korban meninggal dunia 34 kasus, luka berat 26 kasus, luka ringan 33 dan kerugian materil Rp78 juta.
Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Suhadi SW  menjelaskan secara umum situasi lalu lintas cukup kondusif, arus mudik maupun arus balik cukup lancar tanpa ada kendala yang berarti. “Arus lalu lintas cukup lancar, hanya pada malam lebaran arus lalu lintas padat merayap,” jelasnya.
Sementara itu jika dibandingkan dengan kasus kecelakaan lalu lintas lebaran tahun lalu, jumlah kecelakaan lalu lintas cukup tinggj 44 kasus dengan korban cukup tinggi dibanding tahun ini. Dimana jumlah korban meninggal dunia 20 orang,  luka berat 34 orang, luka ringan 41 orang dan kerugian materil Rp417 juta.
Menurunnya angka kecelakaan lalu lintas ini, lanjut Suhadi, dipengaruhi beberapa faktor. Diantaranya aktivitas anggota dan instansi terkait cukup tinggi, yang ditandai dengan banyak anggota melakukan tindakan peneguran secara lisan maupun tertulis dan penindakan melalui tilang.
Selama operasi berlangsung, jumlah tilang yang dilakukan anggota mencapai  622. Sebelumnya hanya 321 tilang. Berarti ada peningkatan tindakan kepolisian sampai mencapai  94 persen. Demikian juga teguran 1.880 kali mengalami peningkatan 104 % karena sebelumnya teguran hanya 922 kali.
Sementara itu, usia korban kecalakaan lalu lintas yang paling banyak adalah usia antara 16 sd 30 tahun mencapai 27 0rang diikuti  usia 31 sd 40 tahun dan 41 tahun keatas mencapai 20 orang.
Kendaraan yang paling banyak terlibat kecelakaan lalu lintas adalah sepeda motor mencapai 41 unit dan mobil penumpang dan mobil barang masing masing  7unit .
Berkaitan dengan masih ada korban meninggal dunia, Suhadi mengajak seluruh warga pengguna jalan untuk lebih berhati hati di jalan raya, hindari mengendarai kendaraan sambil menelpon, bergurau, tidak sopan dan tertib di jalan. “Ingat bahwa setiap kecelakaan selalu diawali dengan pelanggaran, untuk menghindari kecelakaan lalu lintas di jalan, hindari pelanggaran,” jelas Suhadi.**

Berita Terkait