10 Menit Saksikan Fenomena Hujan Es

10 Menit Saksikan Fenomena Hujan Es

  Sabtu, 31 Oktober 2015 10:54
TERGENANG: Akibat turunnya hujan membuat beberapa bagian ruas jalan di Kota Sukadana tergenang air. Seperti yang terjadi di Simpang Tiga Tugu Durian, Kamis (29/10) lalu. DANANG PARSETYO/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SUKADANA – Kabupaten Kayong Utara akhirnya kembali diguyur hujan, beruntun sejak Rabu (28/10) malam hingga Kamis (29/10) pagi. Hujan ini diharapkan mampu menghilangkan kabut asap yang cukup lama melanda Negeri Bertuah ini, dan sangat dinantikan masyarakat luas.Namun sayangnya hujan itu sendiri  untuk saat ini belum dapat dikonsusmsi. Karena masih mengandung butiran debu dari kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan. Seperti yang dialami Bahtiar (43) salah satu warga Kecamatan Pulau Maya.

“Memang sempat terjadinya hujan. Kita sangat bersyukur  sekali dengan adanya turunnya hujan beberapa kali di sini (Pulau Maya, Red). Paling tidak dengan terjadinya hujan dapat menghilangkan pekatnya kabut asap yang selama ini terjadi. Walau untuk air hujan itu sendiri belum dapat kita konsumsi. Lantaran kadar airnya masih mengandung butiran debu dari kabut asap itu sendiri,” kata Bahtiar, Kamis(29/10) lalu.

Sementara itu, Riki, salah satu warga Desa Sedahan Jaya, Kecamatan Sukadana, menceritakan bagaimana ia melihat butiran es di sekitar rumahnya, Rabu (28/10) lalu. Ia mengatakan jika fenomena hujan es ini baru kali pertama terjadi di tempat tinggalnya. Untuk hujan es itu sendiri, sambung dia, berukuran kelereng. Ia pun berinisiatif untuk mengambil handphone dan merekam butiran es yang jatuh di teras rumahnya. “Saat itu saya kaget meliat adanya hujan es, saya amati ternyata hujan es, bukan hujan biasa. Selama saya di sini (Desa Sedahan Jaya, Red), baru pertama kali terjadi seperti ini,” ucapnya Kamis (29/10) lalu.

Ia menceritakan sebelum terjadinya hujan, angin cukup kencang berhembus. Tidak lama, dia menambahkan, hujan turun cukup deras, di mana sekitar dua menit kemudian muncul hujan-hujan seperti butiran es. “Kejadiannya sore hari, pertama angin kencang habis itu hujan, dua menit berlalu barulah terjadinya hujan es, namun tidak begitu lama, hanya sekitar 10 menit saja kejadian itu berlangsung,” ucapnya.Ia juga menceritakan akibat hujan es tersebut, sempat membuat para petani berhamburan mencari tempat perlindungan. Fenomena hujan es ini membuat masyarakat di Desa Sedahan Jaya heboh. (dan)

 

Berita Terkait