”Just Click” Pesanan Siap Diantar

”Just Click” Pesanan Siap Diantar

  Kamis, 16 June 2016 09:30
APLIKASI TRANPORTASI : Diera, sedang mengecek situs transportasi berbasis aplikasi. Bisnis ini kian tumbuh di Pontianak. Pangsa pasar yang luas menjadi peluang usaha yang tidak bisa dilepas begitu saja. MEIDY KHADAFI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

Besarnya pengguna internet membuat pergerakan bisnis semakin bergairah. Pelan tapi pasti bisa membuka peluang nyata bagi industri kreatif seperti jasa kurir. Dan bisnis ini pun kian tancap gas dan melesat baik untuk jasa pengiriman barang atau jasa antar orang. 

Ramses L Tobing

SEMANGAT bisnis anak muda di Kota Pontianak kian menggelora. Jika di Jakarta bisnis yang menawarkan jasa ojek seperti Gojek, Uber, Grabike dan Adajek maka di Pontianak juga hadir serupa.

Bisnis serupa yang mulai tumbuh seperti Bujang Kurir, Ajem, Poncar dan Tripy yang konsep pada jasa pengiriman barang dan ojek. Dan kini hadir lagi AG Delivery. 

AG Delivery adalah sebuah sistem aplikasi yang menghubungkan customer atau penggunanya dengan raider kendaraan guna memberikan layanan antar jemput barang, makanan, orang, pakaian, maupun barang-barang lain sesuai dengan permintaan pengguna aplikasi. “Aplikasi ini akan dirilis playstore kurang dari 30 hari ke depan,” kata Venesia Selviani Owner dari AG Delivery kepada wartawan koran ini siang kemarin.

Venesia menuturkan ide membuat aplikasi ini pertama kali melihat kebutuhan banyaknya permintaan pengantaran barang dan makanan namun sulit untuk menemukan orang yang bisa membantu.

Dan kejadian itu dialaminya di lingkungan kerja. Venesia merasa kesulitan mencari orang-orang yang bisa mengantar makanan, barang dan surat. Ternyata pengalaman itu membuahkan hasil.

Dia berpikir kenapa tidak membuka kurir saja. Karena itu, dia berharap AG Delivery bisa memenuhi kenutuhan masyarakat hanya dengan ujung jari saja. “Sebenarnya sudah lama idenya cuma baru bisa dimulai tahun lalu. Kami terus belajar, untuk kekurangan dan kelebihannya agar bisa dikembangkan lagi,” jelasnya.

AG delivery sendiri baru dari Januari. Mulai dari dari survei untuk bisnis yang sudah berjalan. Dari sana wanita berusia 26 tahun ini berusaha belajar mengenai kekurangan dan kelebihan yang nantinya akan diterapkan di AG Delivery.

Jika sebelumnya bisnis serupa sempat boming karena memanfaatkan media sosial seperti Wa dan BBM. Venesia memulai dengan konsep berbeda. Dia membuat aplikasi khusus melayani kebutuhan konsumen.

Menariknya lagi AG Delivery tidak hanya konsen pada satu segmen. Tak sekedar melirik jasa pengiriman produk, tapi juga orang. Dan semakin melebarkan sayap bisnisnya, AG Delivery mencoba menjalin kerjasama dengan butik serta laundry di Pontianak untuk jasa pengiriman barang. Bahkan mereka yang bekerjasama bebas untuk mengupload barang di aplikasi AG Delivery.

Kerjasama itu dilakukan sesuai dengan misi AG Delivery, yakni memberikan kemudahan bagi siapa saja untuk memenuhi kebutuhannya. Misalnya jika ingin membeli baju. Calon konsumen tidak harus lagi datang ke toko, cukup melihat di AG Delivery.

“Kami memang ingin menjalin kerjasama ini agar setiap orang bisa keliling Pontianak hanya dengan sekali klik. Apalagi belum banyak yang serius mengelola bisnis serupa. Meski bukan yang pertama tapi dipastikan kami yang paling serius untuk mengelola aplikasi kurir ini,” jelasnya.

Venesia berkeyakinan karena dia merasa sudah merasa mempersiapkan secara matang untuk mengembangkan bisnis ini. Mulai dari tahap perencanaan, survei hingga analisis sebelum bisnis ini dimulai.

Kendati demikian Venesia tak menampik tetap ada tantangan yang harus dihadapi.  Dan tantangan terberat itu yakni kebutuhan orang yang bermacam-macam. Dan sebagai jasa kurir dia harus memenuhi dengan baik.

“Untuk menjawab tantangan itu, kami harus terus mengupgrade diri. Kami punya cita-cita seluruh kebutuhan anda akan terpenuhi dengan jari Anda sendiri karena AG Delivery Have Millions of solution,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait