​MTQ DMI Pontianak, Bentuk Kader Dakwah dan Qurani

​MTQ DMI Pontianak, Bentuk Kader Dakwah dan Qurani

  Sabtu, 16 February 2019 09:25
FOTO BERSAMA: Peserta foto bersama pengurus LPTQ Pontianak, dan DMI Kalbar.

Berita Terkait

PONTIANAK-Lantunan ayat suci Alquran mengalun indah di Aula Rumah Dinas Walikota Pontianak. Satu persatu peserta membaca Alquran dengan tartil dan tahfiz berusaha tampil maksimal. Meski usia tak lagi muda, bahkan berstatus ibu rumah tangga, para peserta tetap bersemangat. “Saya dari utusan majelis taklim. Bukan qoriah sih,tetapi belajar di pengajian,” kata Rosnawati, salah satu peserta.

Ada tiga cabang lomba yang diinisasi dari koordinator bidang pemberdayaan DMI kota Pontianak ini. Mulai dari lomba membaca Alquran secara tartil, hafalan Quran Surah Al Mulk, hingga tausiah agama. Kegiatan ini juga melibatkan dewan hakim dari Lembaga Pengembangan Tilawatir Quran (LPTQ), dan IAIN Pontianak. Hari pertama, Jumat (15/2) diisi dengan rangkaian lomba tahfiz dan tartil. Sementara hari ini akan diisi dengan lomba tausia agama dari 21 peserta. Ada lebih kurang 85 perserta yang terdiri dari kategori usia muda 25-40 tahun, dan kategori 41 tahun ke atas.

Ketua Harian DMI Kalbar, Munir juga mendukung penuh kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan MTQ ini menjadi kegiatan pertama yang dilakukan oleh DMI se Indonesia. “Semoga ini dapat meningkatkan semangat untuk mengamalkan Alquran,” ujarnya.

Mulyadi, Ketua Umum LPTQ Pontianak mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk mengembalikan semangat mengamalkan Alquran. Tidak hanya lomba saja, tetapi pengurus masjid juga menggiatkan diri membaca Alquran di masjid-masjid. “Antara Maghrib dan Isya diisi dengan baca Alquran,” katanya.

Menggiatkan umat muslim yang  gemar baca Alquran dan senang mendengarkan lantunan  bacaan ayat suci Alquran, kata Mulyadi menjadi modal dasar utama untuk menumbuhkembangkan kecintaan generasi muda Islam terhadap aAlquran. “Kalau ini sudah muncul, tentunya ke depan ini modal dasar kita untuk menciptakan anak-anak qori-qoriah untuk berprestasi lagi,” katanya.

Dia juga menyinggung soal pelaksanaan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Nasional yang akan diselenggarakan di Pontianak. Dia berharap ada wakil Kota Pontianak yang mewakili Kalbar di ajang nasional.

Syarifah Azizah, Ketua Panitia Pelaksana mengatakan kegiatan ini sebagai wujud untuk memberikan semangat dan motivasi generasi muda untuk membumikan Alquran. Kegiatan yang dikhususkan untuk peserta perempuan yang berasal dari  Pontianak ini melibatkan banyak pihak. Mulai dari DMI Pontianak, pengurus masjid, majelis taklim, juga organisasi wanita lainnya. “Antusias peserta cukup tinggi. Bahkan masih banyak yang ingin mendaftar, tetapi harus kami batasi karena waktunya hanya dua hari,” kata dia.

Harapan dari kegiatan ini, kata dia dapat meregenerasi kader-kader masjid sehingga meningkatkan kemauan dan kesadaran untuk membaca Alquran. Terpenting mengamalkan kandungan Alquran dalam kehidupan. “Hari ini dari pagi sampai sore dikhususkan untuk lomba tartil dan tahfiz, itu kira-kira pesertanya 60 lebih. Besok tausiah sekitar 21 orang,” pungkasnya.(mrd)

 

Berita Terkait