YASNAM Peduli Pendidikan di Pelosok Sambas

YASNAM Peduli Pendidikan di Pelosok Sambas

  Rabu, 23 March 2016 08:27
GUNTING PITA: Kepala Kemenag Sambas, Ketua Umum Yayasan Nur Al Mukmin, Kepala Desa Samustida saat pengguntingan pita peresmian MIS Yasnam Samustida. Gambar lain, Ketua panitia peresmian, Arfandi SPdI menyampaikan sambutan. ISTIMEWA

Berita Terkait

SAMBAS- Yayasan Nur Al Mukmin (YASNAM) yang berkantor pusat di Singkawang. Kembali mengepakkan sayap dakwah pendidikannya. Kali ini dengan membangun Madrasah Ibtidaiyah di pelosok negeri tepatnya di Desa Samustida Dusun Tabaran Kecamatan Teluk Keramat Kabupaten Sambas.

Yayasan yang lebih dikenal sebagai majelis dzikir ini diam-diam telah memulai pembangunan Madrasah Ibtidaiyah. Pada Kesempatan bersamaan juga dilakukan Launching proposal pendirian SMP/MTs YASNAM Samustida, dan launching proposal pendirian Pondok Pesantren At-Tawassul di yang rencananya akan dibangun  dilokasi yang sama Madrasah dibawah pengasuhan yayasan NAM ini berdiri setahun lalu (2015) dan kini telah beroperasi proses belajar mengajarnya selayaknya sekolah lain. Pada Selasa kemarin (22/3) diresmikan oleh kepala kantor Kementerian Agama Kabupaten Sambas.

Pada kesempatan itu, hadir ketua pengurus pusat Yayasan Nur Al Mukmin beserta rombongan, kepala kantor Kementerian Agama RI Kabupaten Sambas, perwakilan kantor BAPPEDA, UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Teluk Keramat, Perwakilan Kapolsek Teluk Keramat, Kepala desa Samustida dan Kepala Desa Teluk Kembang beserta jajarannya, BPD, LPM, tokoh agama dan adat, serta masyarakat.

Dalam sambutannya, Arpandi S.Pd.I mengatakan bahwa YASNAM memberikan perhatian besar pada dakwah, pendidikan keagamaan umat dan kegiatan sosial. “Kami bekerjasama dengan pemerintahan dan berbagai pihak yang memiliki tujuan yang sama demi kemajuan umat. Bahkan kita berusaha merekrut anak-anak tamatan SD yg kurang mampu yang memiliki semangat
tinggi ingin bersekolah. kita siap membantu bagi anak-anak yang mau belajar dan bermukim di pusat pendidikan berbasis Islam disini,” ujar Arpandi.

Lebih lanjut Arpandi mengajak praktisi pendidikan, agar mengabdi tanpa pamrih demi kemajuan dunia pendidikan dan menyelamatkan anak-anak yang putus sekolah. “Mari kita bersama-sama berusaha, bagaimana kita bisa memberi kontribusi pendidikan yang bernilai keagamaan yang jelas dan berkualitas. Jangan memikirkan bagaimana hasil atau imbal balik, karena itu bukan hal yg baik,” kata pria murah senyum ini. Kemudian, jelas Arpandi, bahwa anak-anak yang bersekolah di Madrasah Ibtidaiyah YASNAM , selama enam tahun bersekolah di target hafal Al qur’an juzz ke-30 ( surah-surah pendek ) dengan metode pengajaran yang menyenangkan.

Pada peresmian Madrasah Ibtidaiyah itu, Ketua umum Yayasan Nur Al Mukmin ustadz Eko Subyanto, SPt MT, Kades Samustida Asnan Syamsudi, dan Camat teluk Keramat, diwakili kasi kesejahteraan sosial, Asnadi, juga didapuk memberikan kata sambutan. Sementara itu, sebelum peresmian dengan pemotongan pita, kepala Kementerian agama H Muhammad Asmar S.Pd.I . dalam sambutannya mengimbau agar masyarakat jangan ragu lagi menyekolahkan anak-anak di madrasah ini. “Bapak ibu, jangan lagi ragu, mari kita sekolahkan anak-anak di madrasah ini. Ini bukan sekolah abal-abal, ada payung hukumnya, ada badan hukumnya. Mari kita ramaikan Desa Samustida ini. Tidak perlu lagi sekolah jauh-jauh keluar kampung, kalau perlu kita undang orang luar bersekolah di sini biar tambah ramai,” ujar dia.(pk)

Berita Terkait