Yamaha Dominasi Uji Coba Sepang , Michelin Cocok Untuk Smooth Riding

Yamaha Dominasi Uji Coba Sepang , Michelin Cocok Untuk Smooth Riding

  Selasa, 2 February 2016 10:49
Jorge Lorenzo

Berita Terkait

SEPANG-- Bintang Yamaha Jorge Lorenzo membuktikan bahwa paket regulasi baru MotoGP bukannya menurunkan performanya namun justru sebaliknya. Pada hari pertama uji coba pra-musim Sepang rider Majorca itu mendominasi dengan catatan waktu impresif.

Menunggang YZR-M1 generasi terbaru waktu terbaiknya 2 menit 0,68 detik. Raihan itu berselisih lebih dari satu detik dari rekan setimnya Valentino Rossi di urutan kedua dengan catatan waktu terbaik 2 menit 1,171 detik. Dominasi Lorenzo sudah tampak sejak awal sesi berdurasi empat jam tersebut. Dialah rider pertama yang sukses menembus plafon 2 menit 1 detik. Waktunya 2 menit 0,863 detik langsung mengereknya ke posisi puncak. Dengan catatan itu saja dia sudah menggeser pencetak waktu terbaik sebelumnya, rider Pramac Ducati Danilo Petrucci 2 menit 1,811 detik.

Jelang penutupan sesi Lorenzo kemudian menajamkan lagi catatan waktunya hanya 0,1detik lebih lambat dari torehan terbaiknya di sirkuit yang sama tahun lalu. Rossi menyempurnakan dominasi Yamaha pada satu jam terakhir dengan melompat dari posisi ketujuh menjadi urutan kedua dengan torehan 2 menit 1,717 detik. Meski cepat jaraknya dengan Lorenzo masih di atas satu detik. Sesi kemudian terganggu hujan sekitar 20 menit sebelum berakhir. Kondisi tersebut praktis menghentikan sesi uji coba hari pertama.

Dani Pedrosa menjadi pembalap Honda terbaik dengan menghuni posisi ketiga. Lap terbaiknya berada di belakang Lorenzo 1,096 detik. Kemudian di belakangnya secara berurutan ditempati Petrucci dan rider Ducati Andrea Iannone, sebagai pembalap Ducati tercepat.

Lalu dimana juara dunia dua musim Marc Marquez? Dia tercecer di posisi tujuh. Jaraknya dengan Lorenzo sampai satu setengah detik. Rider 22 tahun itu mengatakan Honda sedang bermasalah. Bahkan butuh kerja keras jika ingin mengejar Lorenzo.’’Mungkin Jorge terlalu cepat daripada yang kami duga,’’ ujarnya kepada media usai uji coba. ’’Valentino lebih dekat, tapi kami butuh waktu bekerja pada elektronik dan menemukan feeling dengan ban baru,’’ terusnya dikutip Motorsport.

Marquez mengakui masih butuh beradaptasi dengan ban Michelin. Meskipun Sepang memang bukan sirkuit yang pas untuk gaya membalapnya. ’’Tapi dengan Bridgestone aku masih bisa mengerem lebih lebih telat dan menemukan lap terbaikku,’’ tandasnya.Dengan Michelin Marquez terpaksa harus mengubah gaya membalapnya. Setelah sedikit belajar hasilnya mulai terlihat. ’’Aku bisa mengerem agak terlambat tapi belum senyaman saat menggunakan Bridgestone,’’ lanjutnya.

Sebelumnya Lorenzo sudah berkoar bahwa peralihan ban ke Michelin akan lebih menguntungkan dirinya. Lantaran pada musim debutnya di MotoGP 2008 dia sudah menggunakan ban yang sama. Memang sudah lama sekali momen itu terjadi, tapi feeling-nya dia belum lupa. ’’Aku rasa Michelin bisa jadi hal yang baik untukku di masa depan, jika yang aku rasakan hari ini (kemarin) benar,’’ katanya dilansir Crash.

Namun, Lorenzo tak mau cepat-cepat menyimpulkan bahwa torehannya kemarin adalah gambaran posisinya di dalam kompetisi musim ini. ’’Aku rasa masih jauh. Karena kami masih hampir dua detik di belakang rekor lap tercepat,’’ jelasnya.Pembalap 29 tahun itu percaya rider gaya smooth akan lebih cocok dengan ban Michelin. Lalu dia menyebut dirinya dan juga Pedrosa sebagai pembalap dengan gaya tersebut. ’’Sepertinya pembalap dengan gaya pengereman lambat dan lebih keras akan kerepotan. Tapi ini masih hari pertama, kita tidak bisa menyimpulkan,’’ paparnya.

Yamaha membawa tiga motor dengan spesifikasi berbeda untuk masing-masing pembalapnya. Termasuk generasi tahun lalu untuk medapatkan data pembanding.  Rossi kemudian memuji kemajuan besar yang dicapai para mekanik dalam mengadaptasi motor baru dengan sistem elektronik baru. Dibandingkan motor yang dia pakai uji coba Valencia tahun lalu, Rossi memberi dua jempol pada motor barunya. ’’Aku sudah menduganya, karena biasanya begitu teknisi kami fokus bekerja pada elektronik, mereka selalu mengatasi masalahnya. Mereka orang-orang hebat,’’ pujinya.Uji coba akan dilanjutkan hari ini (2/2). Lebih istimewa karena Ducati akan menurunkan tiga rider. Salah satunya adalah juara dunia dua musim Casey Stoner. Itu menjadi uji coba resmi pertama bagi rider Australia tersebut sejak pensiun dini pada akhir 2012. (cak)

Berita Terkait