Wisman Tiongkok Mulai Mendominasi Bali

Wisman Tiongkok Mulai Mendominasi Bali

  Sabtu, 9 April 2016 16:49
foto; www.baliexpressnews.com

DENPASAR -- Bali tidak lagi didominasi wisatawan Australia. Wisman Tiongkok mulai menggeser posisi pelancong dari Negeri Kanguru.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Bali memperlihatkan kunjungan wisman Tiongkok ke Bali sepanjang Februari 2016 mencapai 93.920, atau 30 persen dari total wisman yang masuk ke Bali, yaitu 338.991.

Wisman Tiongkok kini ada di posisi pertama. Australia di posisi kedua dengan 71.336, atau 18,17 persen. Jepang dan Malaysia di tempat ketiga dan keempat dengan 22 ribu dan 14 ribu. Inggris di posisi kelima dengan sembilan ribu wisman.

Adi Nugroho, kepala BPS Bali, mengatakan peningkatan terjadi setelah Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI gencar promosi ke China, dan Garuda Indonesia membuka rute penerbangan langsung Beijing-Denpasar dan Denpasar-Guangzhou sejak 2015. Tahun ini Garuda Indonesia juga melayani penerbangan langsung Denpasar-Shanghai tiga kali sepekan.

Lainnya adalah kebijakan bebas visa untu kunjungan singkat, serta pembukaan akses untuk yacht dan cruise, serta promosi tak pernah henti di pariwisata dan travel mart di China.

Senada dengan Nugroho, Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Bali Anak Agung Gede Yuniartha Putra mengatakan peningkatan kunjungan dari China adalah hasil promosi agresif dan besar-besaran.

Menurutnya, jumlah kunjungan wisman langsung ke Bali pada periode Januari-Februari mencapai 726.336. Terjadi peningkatan dibanding periode sama tahun sebelumnya yang hanya 640.739.

Kenaikan ini berbanding lurus dengan peningkatan penerbangan internasional dari dan ke Bandara Ngurah Rai, Denpasar, dari 2.059 penerbangan tahun lalu menjadi 2.423 penerbangan pada tahun ini, atau naik 17,68 persen.

"Strategi yang diterapkan Menpar Arief Yahya sangat tepat," kata Yuniartha Putra. "Promosi harus kreatif, dan terus mencari terobosan."**