Wisata Alam Dalam Kota, Resto dan Café Rindang Alam

Wisata Alam Dalam Kota, Resto dan Café Rindang Alam

  Rabu, 14 September 2016 09:30
RINDANG ALAM : Suasana di Resto dan Cafe Rindang Alam di Jalan Ampera. Rindang Alam menyajikan suasana alam yang masih asri yang dilengkapi sejumlah pepohonan yang rindang.

Berita Terkait

RESTORAN satu ini memang berbeda dari yang lainnya. Baik itu dari konsep, lokasi, menu, hingga cara penyajiannya. Maka tak jarang, resto ini menjadi surganya para pecinta kuliner.

MIFTAHUL KHAIR, Pontianak

 

MEREKA yang ingin mendapatkan nikmatnya suasana asri dari alam. Suasana nan hijau dengan pepohonan buah di sekelilingnya, Resto dan Café Rindang Alam menawarkan pesona tersendiri dan menjadi pilihan bagi rekreasi keluarga. Perasaan sejuk, sudah terasa ketika berjalan melewati lorong panjang menuju restoran yang terletak agak masuk ke dalam.

Kanan kiri lorong panjang itu ditumbuhi tanaman serba hijau dan bibit buah. Pada lorong itu juga terpajang foto-foto para pengunjung yang telah datang berkunjung ke restoran tersebut.

Restoran yang terletak di jalan Ampera, Pontianak Kota itu semakin terasa asri ketika pengunjung duduk di gazebo yang begitu luas. Pengunjung dibawa ke dalam suasana ‘lesehan’. Suasana tenang, jauh dari kebisingan apalagi debu-debu jalanan.

Terlihat ada banyak hewan-hewan bermain di aneka kebun buahnya. Suara ayam dan bebek yang bermain di sekitar kolam semakin menyeret rasa lelah setelah bekerja keluar, seraya hembusan nafas segar dari udara sekitar resto.

Pengelola Resto dan Café Rindang Alam, helfiansyah mengatakan konsep utama dari restoran itu memang ingin memberikan suasana alam saat menyantap sedap menu makanan di sana. “Ini merupakan daya tarik yang ingin dikembangkan oleh kami. Jadi kita makan sambil menikmati suasana di kebun buah,” katanya.

Konsep “Back to Nature” dijelaskan Helfiansyah, menjadi satu suasana yang sangat sulit dicari di perkotaan, termasuk Kota Pontianak. Lokasi Rindang Alam yang tidak terlalu jauh dari pusat kota Pontianak membuatnya semakin diminati masyarakat yang ingin berekreasi, terutama bagi rekreasi keluarga.

Sebagian besar pengunjung, berasal dari para keluarga yang hendak menghabiskan akhir pekan mereka dengan nyaman yang jauh dari hiruk pikuk perkotaan. Pondoknya yang terbuat daru daun sirap, berlantai kayu, daerah perkebunan yang luas membuat nuansa alam begitu nikmat untuk dilewatkan dengan singkat. “Banyak pengunjung pun kebanyakan menghabiskan hari mereka di restoran ini,” ungkapnya.

Tak hanya sampai di situ. Resto dan Café Rindang Alam sangat multifungsi. Selain makan bersama teman dan keluarga, restoran itu juga menyediakan ruangan rapat VVIP yang dapat digunakan oleh kunjungan dari perkantoran. Sekolah-sekolah juga dapat berkunjung sambil menikmati wisata kebun buah seluas 1,8 Hektare tersebut.

Ekspansi Fasilitas

Inovasi tak henti-hentinya digencarkan oleh resto dan café Rindang Alam di Jalan Ampera, Pontianak Kota ini. manajemen pun terus berupaya menarik pengunjung dengan memperluas segmen. Satu yang menjadi andalannya ialah kolam renang.

Kolam renang saat ini menjadi salah satu wisata favorit masyarakat sekitar atau pengunjung yang menghabiskan liburan di Rindang Alam. Kolam renang yang telah dibuka sejak Februari 2011 itu dipusatkan sebagai hiburan bagi anak-anak. “Remaja dan orang tua juga tetap dipersilahkan,” katanya.

Sebelumnya, di beberapa sudut di Rindang Alam telah disediakan beberapa arena permainan bagi anak-anak. Suasananya pun dibuat senyaman mungkin bagi anak-anak yang dapat bermain sambil belajar dan mengenal buah-buahan dan hewan.

Selain kolam renang, Resto dan café Rindang Alam juga tedapat kolam pemancingan ikan yang dapat dipilih untuk dijadikan menu santap bagi para pengunjung. Di sana terdapat Ikan Bawal, Paten dan Mas. “Di kolam ikan itu semuanya bolah dipancing oleh pengunjung. Nantinya ikan akan ditimbang dan bisa langsung dimakan. Tapi ada biaya tambahan jika ingin langsung memasaknya,” ungkap Helfiansyah.

Kebun buah yang tertata rapi di sana juga dapat dipetik dengan bebas oleh para pengunjung sebelum akhirnya akan ditimbang sesuai dengan buah yang dipetik. Di sana terdapat berbagai buah-buahan tropis, seperti belimbing, sawo, jambu air, jeruk, manggis, lengkeng, durian, buah naga dan matoa. Ide awal wisata petik buah ini pun diakuinya berasal dari temannya yang suka berkebun. Lahan yang begitu luas dari Rindang Alam pun dimanfaatkan untuk rekreasi alam tersebut. (*)

Berita Terkait