Waspada! Stroke di Usia Muda Bisa Dipicu dari Migrain

Waspada! Stroke di Usia Muda Bisa Dipicu dari Migrain

  Minggu, 7 January 2018 20:42
Dokter Spesialis Saraf dan Kepala Divisi Neurovaskular dan Neurosonologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Salim Harris (Rieska Virdhani/JawaPos.com)

Berita Terkait

Penyakit kardiovaskular seperti jantung koroner dan stroke mengancam masyarakat modern. Ternyata, Migrainn pun bisa menjadi pemicu stroke. Terlebih dengan gaya hidup tidak sehat khususnya anak muda.

Dokter Spesialis Saraf dan Kepala Divisi Neurovaskular dan Neurosonologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Salim Harris, menjelaskan migrain bisa diderita siapa saja dan dialami oleh semua usia. Banyak penyakit stroke di usia muda bisa dipicu karena migrain.

Misalnya, bermain gadget berlebihan dengan cahaya gelap bisa memicu kambuhnya penyakit migrain.  “Migren berpotensi menjadi faktor risiko stroke. Sehingga mereka yang migrain, memerlukan satu penanganan relatif serius,” tegasnya kepada wartawan baru-baru ini di Gedung IMERI FKUI Salemba, Jakarta.

Untuk mencegah risiko stroke karena migrain, kata dia, ada baiknya tidak bermain gadget saat lampu gelap. Sebab, bermain gadget di tengah kegelapan justru lebih keras dampaknya ketimbang lampu terang

“Mati lampu pun masih main HP, itu lebih keras daripada orang main HP di lampu terang. Jadi kalau main gadget dimainkan saat gelap, tak boleh terutama mereka yang migren. Ini gambaran sebenarnya seseorang mampu kok cegah serangan migrain,” jelasnya.

Meski penyakit migrain adalah penyakit yang diturunkan oleh orang tua secara silang dengan gen 60 persen dan 40 molekul.  Namun jika pencetus migrain bisa dihindari maka ia tak akan muncul. Salah satu pengobatan yang paling baik adalah dengan mengubah faktor risiko dan cukup tidur.

“Pengobatan paling enak itu memang dengan tidur dan memejamkan mata. Tetapi prinsipnya lebih baik mencegahnya,” tandasnya.

(ika/JPC)

Berita Terkait