Waspada Pohon Tumbang

Waspada Pohon Tumbang

  Senin, 17 Oktober 2016 09:30

Berita Terkait

SINGKAWANG-Angin kencang yang melanda kota Singkawang Minggu (16/10) membuat banyak ranting pohon tumbang sehingga mengganggu lalu lintas kendaraan.

Seperti yang terjadi di Jalan Pramuka Kelurahan Condong Singkawang Tengah dimana ada sebuah pohon tumbang usai dihantam angin kuat.

Menurut warga setempat Mijar mengatakan hanya angin sejak pukul 14.00 wib sudah berhembus kencang.

Akibat kejadian tersebut pengendara motor dan mobil harus berputar arah, karena jalan terhalang pohon yang tumbang. Sementara itu, warga sekitar tampak membersihkan ranting-ranting pohon yang menghalangi jalan tersebut dengan dibantu petugas kepolisian yang ada di lapangan.

Dimana petugas kepolisian selain membersihkan daun dan dahan pohon yang tumbang, sebahagian dari mereka ikut mengatur lalu lintas kendaraan sehingga arus lalu lintas normal sebagaimana mestinya.

Menurut Ketua RT sempat Ajun mengatakan pohon yang tumbang tersebut terjadi akibat angin kencang.

  "Angin kencang terjadi sekitar pukul 12.00 usai solat, pohon ini tumbang dan menimpa kabel dan beruntung tidak ada korban jiwa atas peristiwa ini.

Terpisah Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota SIngkawang, Burhanuddin mengatakan memang ada semacam anjing kuat menghantam Kota Singkawang namun kerusakan yang terjadi tidak begitu besar.

"Hanya ada pohon tumbang dan tentunya puing puing pohon tumbang menghambat arus lalu lintas," katanya. Kejadian angin putingbeliung ini baru reda usia pukul 16.00 wib. Namun kondisi ini, tambah dia, tidak bisa dipastikan.

"Makanya musim pancaroba seperti saat ini harus diwaspadai," katanya.

BPBD menghimbau agar masyarakat waspada. Bagi warga yang memiliki pohon berdaun lebat, tinggi, banyak cabang hingga melewati tiang listrik atau menutupi jalan diharapkan dipangkas.

"Ini untuk menghindari hal tak diinginkan," katanya.

Sedangkan bagi nelayan khususnya pihaknya menyarankan hati-hati saat melaut, jangan sampai menjadi korban cuaca ekstrim saat ini. (har)

Berita Terkait