Waspada Investasi Bodong

Waspada Investasi Bodong

  Rabu, 6 April 2016 10:01
SAFARI: Sekretaris Daerah Mochrizal menyerahkan infak jamaah safari fajar kepada pengurus Masjid Nurul Fallah. WAHYU ISMIR/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

MEMPAWAH - Kabupaten Mempawah kembali dilanda kegaduhan besar. Setelah heboh pengusiran Gafatar, kali ini ribut-ribut dipicu penipuan investasi bodong Save Our Trade (SOT) yang diduga telah merugikan masyarakat hingga ratusan miliar rupiah.

Pada kegiatan Safari Fajar di Masjid Nurul Fallah, Desa Mendalok, Kecamatan Sungai Kunyit, Jumat (1/4), Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Drs. H. Mochrizal, meminta masyarakat harus hati-hati terhadap investasi yang menawarkan keuntungan besar seperti SOT, yakni profit 50 persen tiap bulan dari investasi yang ditanamkan.

“Kita harus hati-hati terhadap upaya mencari uang seperti itu. Profit 50 persen per bulan dari investasi yang kita tanamkan, dari sudut ilmu mana pun sungguh tak masuk akal. Ini jelas tipu-menipu,” tegas Mochrizal.

Ia memaparkan, dampak dari penipuan SOT yang telah terjadi di Kota Mempawah, dan ternyata merebak di sejumlah kabupaten di Kalbar, membuat gaduh segala sendi kehidupan. Ada yang sakit mendadak, ada pula yang suami istri yang kini jadi sering bertengkar, bapak dan anak tidak bertegur sapa, hingga hubungan kolega yang jadi tak harmonis karena semua pihak menuntut uang investasi dikembalikan.

“Suku bunga investasi yang wajar berkisar sekitar 7,05 persen, dan hal ini sesuai dengan suku bunga yang berlaku di kalangan Perbankan saat ini. Tawaran investasi yang mengarah ke penipuan sekarang ini masih banyak, dan warga masyarakat dituntut lebih selektif,” katanya.

Atas semua yang telah terjadi bagi nasabah SOT, Mochrizal berharap masyarakat yang menjadi korban bisa bersabar dan tawakal kepada Allah SWT. Ia berharap, semua ini dapat diambil hikmahnya agar di belakang hari kejadian serupa tak terulang lagi.

“Ke depan, jangan mudah percaya dengan tawaran yang menggiurkan. Hati-hati, kaji dengan seksama, jangan sampai merugikan kita lagi. Sikap kehati-hatian ini tak hanya soal investasi, tapi juga wajib diterapkan dalam semua kehidupan kita, termasuk soal tawaran/janji politik,” imbuh Mochrizal lagi.

Safari fajar di Masjid Nurul Fallah turut dihadiri Kepala Kemenag Kabupaten Mempawah, Drs. H. Kasiman, Ketua MUI, KH Tusirana Rasyid, Ketua Motivator Safari Fajar, H. Syahril, S.Ip, M.Pd, para pejabat Pemkab Mempawah, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda, serta ratusan jamaah dari seluruh kecamatan di Kabupaten Mempawah. (wah)

Berita Terkait