Warning Tujuh Bocah

Warning Tujuh Bocah

  Kamis, 31 March 2016 09:22
Edy Junaidi

Berita Terkait

TUJUH bocah yang kedapatan sedang memanjat ke atas Jembatan Pawan I kemudian melompat ke sungai, diberikan pengarahan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Ketapang. Mereka diperingatkan untuk tidak bermain dengan cara memanjat ke atas besi jembatan, karena dinilai sangat membahayakan.

Satpol PP sebelumnya telah melakukan penertiban terhadap anak-anak yang memanjat besi Jembatan Pawan I pada Senin (28/3) sore lalu. "Beberapa anak yang kedapatan sedang memanjat ke atas jembatan telah kita berikan arahan agar tak mengulanginya lagi," kata Kepala Satpol PP, Edy Junaidi, kemarin (29/3) siang.

Edi menjelaskan, sejak mendengar laporan ada sejumlah anak yang bermain dengan memanjat ke atas jembatan, pihaknya langsung melakukan pemantauan ke lokasi tersebut. Sejak pukul 16.00 WIB, mereka sudah berada di jembatan. "Namun hingga pukul 05.00 (17.00 WIB, Red) sore tidak ada anak-anak yang bermain. Mungkin karena ada kami di sana," jelasnya.

Baru sekitar pukul 17.30 WIB, mereka mendapati beberapa bocah mulai mendatangi jembatan. Sementara pihaknya mulai bergeser dan memantau dari lokasi yang agak jauh dari jembatan. Saat itulah, anggota Satpol PP langsung mendatangi anak-anak yang memanjat jembatan tersebut. "Tapi mereka lari dan melompat ke sungai," ungkapnya.

Ketika disuruh naik, diceritakan dia bagaimana anak-anak itu lari berenang ke bawah rumah warga di tepian sungai. Karena mempertimbangkan faktor keselamatan, pihaknya tidak memaksa untuk mengejar anak-anak itu. "Tapi anggota kami berhasil memergoki dan memperingati tujuh anak," paparnya.

Kepada anak-anak tersebut, dengan disaksikan warga dan ketua RT setempat, mereka diberikan pengarahan agar tidak memanjat ke atas jembatan. Menurut Edi, memanjat jembatan kemudian melompat ke sungai, berbahaya bagi keselamatan. Bahkan, dia mengingatkan, tak hanya terhadap anak-anak tersebut, tapi juga pada pengendara di jembatan.

"Saya juga berharap kepada orang tua agar lebih mengawasi dan mencegah anak-anaknya memanjat dan melompat dari jambatan yang tinggi itu. Saya katakan semua demi keselamatan dan keamanan terutama pada anak itu sendiri," harapnya.

Ia menambahkan, berdasarkan keterangan ketua RT setempat, Edi Sakrani, warga sudah sering mencegah dan memarahi anak-anak itu. Namun dia menyayangkan, anak-anak itu tidak memedulikannya. "Jadi ketua RT itu juga mengucapkan terimakasih kepada kita Satpol PP karena telah membantu menertibkan dan memberikan arahan pada anak-anak tersebut," ucapnya. (afi)

Berita Terkait