Warga Tuding Drainase dalam Kota tak Berfungsi

Warga Tuding Drainase dalam Kota tak Berfungsi

  Kamis, 31 March 2016 09:14
MASIH TERGENANG: Akibat hujan yang mengguyur Kayong Utara, sejumlah perkantoran di Kabupaten Kayong Utara masih tergenang. Genangan ini terjadi bisa dimungkinkan dengan menyempitnya saluran air di Kota Sukadana. DANANG PRASETYO/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SUKADANA – Saat ini pemerintah daerah Kabupaten Kayong Utara telah disibukan untuk kegiatan Sail Selat Karimata, salah satunya melakukan sejumlah pembangunan. Namun pemerintah setempat juga seharusnya melakukan perbaikan terhadap beberapa aliran drainase, untuk kelancaran aliran air di saat musim penghujan seperti sekarang ini.

Fian, salah satu warga Kota Sukadana, mengungkapkan bagaimana aliran-aliran parit saat ini belum cukup baik. Karena, menurut dia, ketika Kecamatan Sukadana diguyur hujan lebat, tidak sedikit bagian dari sejumlah ruas jalan digenangi air. Bahkan, sambung dia, genangan-genangan menyerupai banjir tersebut dapat bertahan berhari-hari, walaupun hujan sudah berhenti.

“Untuk saluran parit kita memang banyak yang harus diperbaiki. Karena ketika hujan deras sekitar 2 – 3 jam saja, air sudah tidak dapat mengalir dengan lancar, sehingga naik ke jalan dan bergenang di jalan,” katanya.

Sementara untuk akses jalan yang saat ini sebagian sudah diperbaiki pemerintah daerah, diakui dia sebagai langkah cepat pemerintah setempat. Terlebih, dia khawatir, apabila lubang-lubang di sejumlah ruas jalan belum tertutup, maka akan membahayakan pengguna jalan yang melintas. Pasalnya, dia menambahkan, ada terdapat sebagian jalan yang akan tergenang air, sehingga air tertahan.

“Saat ini kita lihat udah sebagian jalan berlubang diperbaiki, namun memang belum semua diperbaiki. Saya lihat kemarin (29/3) pekerjaan baru sampai di dekat kantor (Dinas) Perikanan. Kalau jalannya masih berlubang ditambah digenangi air, tidak kelihatan lubangnya, bahaya juga kalau masuk lubang,” terangnya.

Sebelumnya  akibat hujan yang terjadi pada Selasa lalu, wilayah perkantoran di Jalan Bhayangkara memang tergenang banjir. Namun, kemarin (30/3) genangan tersebut sudah mulai terlihat surut. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kayong Utara, Triyanto, tak memungkiri jika banjir yang melanda wilayah perkantoran di Jalan Bhayangkara tersebut terjadi setiap tahun. Bahkan, diakui dia juga jika kantor yang dipimpinnya, yang berada di sekitar kawasan perkantoran, ikut merasakan dampak banjir ini. Hal ini, menurut dia, bisa saja dikarenakan menyempitnya drainase yang ada.

“Tentunya dengan menyempitnya beberapa aliran darinase yang ada di Sukadana, tentunya dapat menghambat aliran air. Untuk itu, semoga saja, bagian-bagian parit yang tersumbat dapat segera dilakukan pengerukan, agar dapat mengurangi risiko terjadinya genagan air,” sambungnya. (dan) 

Berita Terkait