Warga Tiongkok Dirampok , Satu Pelaku Ditangkap

Warga Tiongkok Dirampok , Satu Pelaku Ditangkap

  Sabtu, 26 December 2015 08:25
DITANGKAP : Tim Jatanras Polresta Pontianak berhasil menangkap satu dari dua kawanan pencuri bersenjata api dan tajam, dari hasil hasil tangkapan diamankan barang bukti berupa uang tunai. MEIDY KHADAFI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

PONTIANAK - Tim Jatanras Polresta Pontianak berhasil menangkap satu dari dua kawanan pencuri bersenjata api dan tajam. Adalah M salah satu pelaku yang ditangkap di kediamannya di Jalan Selat Bali, Kecamatan Pontianak Utara, Jumat dini hari, (25/12).

Sebelum ditangkap, M bersama kedua rekannya berhasil merampas uang tunai sebesar Rp10 juta dan satu unit telepon genggam milik wisatawan asal Tiongkok, Yan Seng. Kejadian itu dialami korban, saat berada di kamar salah satu hotel di Pontianak.

Korban yang sedang berada di dalam kamar didatangi pelaku. Saat korban membuka kamar, para pelaku langsung menodongkan senjata api dan senjata tajam. Meski sempat melawan, namun pelaku berhasil merampas uang dan alat komunikasi korban.

Pelaku mengaku sebelum melakukan aksinya itu, ia bersama kedua temannya sudah merencanakan aksinya tersebut. “Saya kumpul di rumah, lalu bicara mau kasik pelajaran sama itu orang, karena sudah mempermainkan saya,” kata tersangka saat berada di Polresta Pontianak.

Setelah rencana dianggap matang, lanjut dia, ia bersama kedua rekannya pun langsung pergi menuju tempat penginapan korban. Dan setelah berada di dalam kamar, langsung mengambil uang dan alat komunikasi. “Setelah berhasil, uangnya dibagi rata. Saya dapat Rp1,3 juta sisanya kedua rekannya saya yang menguasainya,” ucapnya.

Tersangka mengaku, sebenarnya sudah mengenal korban. Dirinya sakit hati, lantaran korban sebelumnya menjanjikan akan menikahinya, namun karena ada wanita lain, lalu rencana itu dibatalkan. “Rencana uangnya mau saya pakai untuk bayar hutang,” sambungnya.

Sementara itu Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Pontianak, AKP Kemas Abdul Aziz mengatakan, M merupakan otak dari pelaku pencurian tersebut. Dimana saat beraksi kawanan itu membawa senjata api dan tajam untuk mengancam korban. “Korban sempat dilukai oleh para pelaku, karena berupaya melawan,” kata, Aziz.

Dari laporan korban, lanjut dia, dilakukan olah tempat kejadian perkara dan penyelidikan, hingga akhirnya satu dari tiga pelaku, berhasil ditangkap. “Ditangkap di rumahnya, dan ditemukan pula uang hasil kejahatan sebesar Rp1,3 juta dari tangan tersangka,” ungkapnya.

Aziz menuturukan, modus para pelaku terbilang baru, yakni berawal dari kenalan lalu diajak bertemu. “Masih  akan kami dalami, karena ini modus baru, mungkin saja ada korban-korban lainnya,” tuturnya. Aziz menegaskan, untuk tersangka, M akan dikenakan pasal 365 ancaman pidana penjara sembilan tahun. “Dua pelaku lainnya saat ini masih dalam pengejaran,” pungkasnya. (adg)

Berita Terkait