Warga Kemasi Perabotan, Antisipasi Banjir Kiriman

Warga Kemasi Perabotan, Antisipasi Banjir Kiriman

  Sabtu, 14 May 2016 14:31

Berita Terkait

MEMPAWAH-Sebagian masyarakat di Kota Mempawah mengaku sudah bersiap menghadapi kemungkinan banjir kiriman dari wilayah Karangan, Kabupaten Landak. Yakni dengan mengemas perabotan dan perkakas yang rentan terhadap air.

“Sejak mendengar daerah Karangan kebanjiran, saya mulai berkemas-kemas. Untuk antisipasi saja jika sewaktu-waktu ada banjir kiriman. Karena, kita tidak dapat memprediksi secara pasti banjir itu datang,” tutur Jai, warga Kecamatan Mempawah Timur, Jumat (13/5) sore di Mempawah.

Bapak satu anak itu mengaku telah membereskan sejumlah perabot rumah tangga miliknya yang ada didalam rumah. Terutama barang-barang elektronik seperti kipas angin, televisi, kulkas es dan lainnya.

“Barang-barang tersebut disimpan ditempat yang lebih tinggi. Sebab, kalau barang elektronik terendam air maka akan rusak. Makanya sejak awal kita antisipasi untuk meminimalisir kerugian,” pendapatnya.

Meski telah bersiap menghadapi banjir, dirinya berharap banjir kiriman dari wilayah Karangan, Kabupaten Landak tidak merendam Kota Mempawah dan sekitarnya. Mengingat banjir juga berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan dan dampak negatif lainnya.

“Mudah-mudahan dalam minggu ini tidak ada pasang air laut dan intensitas hujan tidak terlalu tinggi di Kabupaten Mempawah. Karena, jika hujan terus menerus dan air pasang, maka volume banjir akan bertambah parah,” tukasnya.

Sementara itu, Kasubbid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana Daerah (BLHPBD) Kabupaten Mempawah, Didik Sudarmanto mengaku pihaknya terus memantau kemungkinan banjir kiriman dilingkungan masyarakat.

“Dari pantauan dilapangan, untuk wilayah Toho dan Sadaniang sudah banjir. Bahkan, pada beberapa ruas jalan ketinggian air sudah mencapai pinggang dan tidak bisa dilalui kendaraan,” terangnya.

 

Lumpuh Total

Informasi dari warga lainnya menyebutkan kalau sejak siang kemarin kawasan tersebut, Menjalin lumpuh total karena banjir tersebut.

‘’Ya, informasinya demikian. Kawasan tersebut lumpuh karena air semakin meninggi. Kemungkinannya akan terjadi banjir kiriman ke daerah sekitarnya,’’ ujar Syahril Andas via SMS kemarin. (wah)

Berita Terkait