Walet Mulai Sepi

Walet Mulai Sepi

  Kamis, 18 February 2016 08:56
Lim Mou Seng

Berita Terkait

KEBERADAAN burung walet di Kota Sukadana dan sekitarnya, jumlahnya belakangan ini mulai merosot. Hal  tersebut tentunya akan berdampak terhadap hasil panen sarang walet.“Saat ini, hasil panen sarang walet turun drastis. Jauh dari harapan,” ungkap salah seorang pengusaha penakaran burung walet Sukadana, Lim Mou Seng dihubungi, Selasa (16/2).

Menurut dia, berkurangnya burung walet di Sukadana dan sekitarnya lebih disebabkan perubahan iklim yang melanda sejurus lalu. Seperti diketahui, sambungnya, memasuki penghujung tahun 2015, terjadi musim kemarau yang berkepanjangan. Di saat itu pula, diakui dia, kabut asap cukup pekat terjadi di Kayong Utara, bahkan Kalbar pada umumnya. Akibat kualitas udara yang buruk itu, diungkapkan dia, bukan hanya mengganggu kesehatan manusia, namun juga memengaruhi keberadaan burung walet.

“Kalau kita hitung-hitungan, turunnya mencapai 50 persen. Kita tidak tahu juga, ke mana burung walet ini pergi? Apakah mati saat musim panas kemarin, atau lari ke tempat lain yang lebih aman, yang jelas sekarang populasi burung walet ini sangat berkurang,” tambah pemilik Mini Market Laris Manis ini.Mou Seng menambahkan, harga sarang walet beberapa waktu lalu juga sempat merangkak naik. Tak heran, diakui dia jika belakangan ini banyak warga yang mulai melirik peluang ini dengan mendirikan bangunan sebagai penakaran walet.

Selaku pengusaha walet, Mou Seng berharap agar burung yang membawa rezeki bagi masyarakat ini dapat kembali berkembang seperti semula. “Kita harap burung walet ini datang lagi, agar dapat memberi hasil bagi masyarakat yang mengusahakannya,” ujarnya.Terpisah, Doni Suprapto, warga Dusun Siduk, Desa Simpang Tiga, Kecamatan Sukadana, tetap mendirikan penangkaran sarang burung walet di Dusun Sungai Cina, Desa Riam Berasap Jaya. Ia menilai, harga walet belakangan ini lumayan. “Kita bangun karena untuk saat ini harga walet mulai naik, semoga harganya ini stabil,” ujarnya. (dan)

 

Berita Terkait