Wajok Bebas Polio

Wajok Bebas Polio

  Jumat, 11 March 2016 09:56
IMUNISASI: Pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional di desa Wajok Hilir. WAHYU/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

WAJOK HILIR-Momentum Pekan Imunisasi Nasional (PIN) tanggal8-15 Maret 2016 digelar seluruh daerah Diindonesia, terutama bagi masyarakatkalbar, salah satunya di Desa Wajok Hilir, Kecamatan Siantan, Kabupaten Mempawah.

Sejak pagi hari, tampak puluhan warga Terutama  kalangan Ibu Rumah tangga di Desa Wajok Hilir ini mendatangi Balai Desa tempat digelarnya PIN bagi anak anak. Tangisan pun tak terhelakkan saat salah satu dari anak mendapatkan tetesan vitamin guna  mencegah dari penyakit polio yang dapat menyerang pada pertumbuhan anak-anak.

Salah seorang ibu rumah tangga, Dina Fitriana, mengatakan program PIN sangatlah penting bagi anak-anak. Selain mengecek pertumbuhan, juga dapat mencegah adanya penyakit polio yang dapat menyerang kesehatan anak.

”Imunisasi ini penting dilakukan,supaya dapat menjaga kesehatan anak terutama kita juga bisa mengecek langsun berat badan anak saat ditimbang rutin setiap bulannya apakah ada perkembangan bagI anak kita,” katanya.

Sementara itu, ibu rumah tanga lainnya Yusniati juga mengatakan hal yang serupa. Pentingnya menjaga serta mengecek kesehatan anak yang rutin setiap bulan dilakukanya diposyandu terdekat.

”Ini momentum yang jarang sekali,makanya sangat disayangkan sekali kalau kta lewatkan ,apalagi ini hal yang penting bagi anak kita”, ujarnya.

Suhartini, Kader Posyandu Mekar Sari  Desa Wajok Hilir menambahkan, Kegiatan Pekan Imunisasi nasional  Ini  sudah pernah dilakukan semenjak tahun 2017 lalu. Bahkan sampai saat ini belum pernah ditemukan penyakit polio pada anak terutama di desa wajok hilir.” Kegiatan ini sudah berjalan pada 9 tahun yang lalu tepatnya tahun 2007, Alhamdulilah sampai saat ini kita tidak pernah sama sekali menemukan indikasi penyakit polio ini pada anak di desa wajok ini,” tambahnya.

Tentunya kegiatan ini juga difasilitasi oleh unit pelayanan kesehatan desa yang juga turut melakukan pendataan pada setiap anak. Bagi warga yang tidak mengikuti program tersebut petugas akan kembali melakukan pendataan ulang pada warga yang belum memeriksakan anak di posyandu.

"Yang tidak ikut Posyandu ini, kita akan data kembali takutnya kalau tidak lengkap atau tidak sama sekali dapat berpotensi terserang penyakit. Jadi wajib bagi warga khususnya ibu rumah tangga membawa anaknya untuk posyandu memberikan vitamin setiap bulannya, terutama balitanya,” imbuh Seorang Polindes Wajok hilir, Nuruliza saat tengah memberikan vitamin pada anak.(wah)

Berita Terkait