Wabup Sampaikan Lima Amanat Presiden, Upacara Peringatan HUT ke-44 Kopri

Wabup Sampaikan Lima Amanat Presiden, Upacara Peringatan HUT ke-44 Kopri

  Selasa, 1 December 2015 09:38
HUT KORPRI: Wakil Bupati Sambas Pabali Musa saat memimpin Upacara Peringatan HUT ke-44 Korpri di halaman Kantor Bupati Sambas, kemarin (30/11). HARI KURNIATHAMA/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SAMBAS – Upacara Peringatan HUT ke-44 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) dipusatkan di Halaman Kantor Bupati Sambas, Senin (30/11). Bertindak sebagai inspektur upacara adalah wakil Bupati (Wabup) Sambas, Pabali Musa.

Dalam sambutannya, Wabup menyampaikan lima amanat Presiden RI Joko Widodo. Diingatkan dia bagaimana Presiden meminta agar Korpri mengindahkan lima amanat penting tersebut. "Pertama, lakukan percepatan reformasi birokrasi di semua tingkatan, tanpa basa-basi. Cari terobosan serta cara-cara baru dengan menghindari business as usual," tegas Pabali. 

Berbagai upaya perbaikan, kata dia, harus terus dilakukan dari hulu hingga hilir. Perbaikan tersebut, menurutnya, harus menjangkau pada area perubahan mental aparatur, kelembagaan, ketatalaksanaan, SDM aparatur, akuntabilitas, pengawasan, peraturan perundang-undangan, maupun area perubahan pelayanan publik. 

Dijelaskan dia bagaimana rakyat ingin segera melihat terwujudnya birokrasi yang bersih, akuntabel, birokrasi yang efektif dan efisien, birokrasi yang melayani bukan dilayani, serta birokrasi yang memberikan pelayanan publik yang berkualitas. 

"Kedua, bangun mentalitas baru yang positif yang berintegritas, yang memiliki etos kerja dan yang berjiwa gotong royong. Bongkar pola pikir dan mentalitas-mentalitas lama yang negatif, jadikan revolusi mental sebagai gerakan bersama seluruh anggota Korpri," ujar dia. Pabali juga mengingatkan agar revolusi atau area perubahan tidak sebatas program atau proyek yang digerakkan oleh anggaran. Dengan integritas, dia yakin akan mengembalikan jati diri Korpri sebagai abdi negara yang terpercaya. "Dengan etos kerja, kita tegaskan kembali Korpri sebagai abdi masyarakat dan pelayan rakyat yang tangguh. Serta dengan gotong royong, kita tegakkan kembali eksistensi Korpri sebagai motor penggerak pembangunan nasional," gugah dia.

Sementara amanat ketiga, yang dibacakan Wabup yakni mempersiapkan diri menuju birokrasi yang dinamis, inovatif, dan responsif terhadap perkembangan zaman. Dalam amanat tersebut, diingatkan Wabup bagaimana Presiden meminta agar mereka memangkas semua kerumitan birokrasi, serta memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang terbaik dengan kualitas tinggi dan waktu yang cepat. 

Dipaparkan dia bahwa birokrasi harus adaptif dan inovatif dengan tantangan-tantangan baru. "Pelayanan publik harus bisa dilakukan dengan lebih efisien dan kompetitif. Untuk itu saya meminta agar mekanisme kerja birokrasi juga harus berubah ke arah sistem pemerintahan elektronik atau e-government, mulai dari budgeting, procurement, audit, catalog, puchasing, cash flow management system, dan banyak lagi yang lain,” ungkap Wabup.

Diakui dia, banyak pekerjaan dalam birokrasi yang bisa dilakukan jauh lebih efisien, dengan menggunakan teknologi informasi. Dengan cara itu, dia yakin, pemberian informasi dan pelayanan pada warga bisa dilakukan dengan lebih cepat. 

"Keempat, jaga netralitas anggota Korpri dalam pesat demokrasi, khususnya pemilu kepala daerah yang digelar akhir tahun ini. Mengharapkan anggota Korpri menjaga netralitas serta tidak menggunakan fasilitas pemerintah untuk kepentingan kampanye pemilukada tersebut. Anggota Korpri harus fokus pada tugas dan fungsinya, sehingga dapat memberikan pelayanan publik terbaik kepada masyarakat, tanpa ada diskriminasi kepada siapapun juga," jelas dia. Amanat kelima yang ditegaskan Presiden RI dalam sambutan tersebut, disebutkan Wabup adalah semua aparatur birokrasi harus menjadi motor penggerak produktivitas nasional dan daya saing bangsa. 

Dijelaskan dia, sekarang ini era baru, era persaingan yang bukan lagi antardaerah, antarkota, ataupun antarprovinsi, tetapi sudah memasuki persaingan antarnegara. "Saya mengharapkan dukungan penuh dari jajaran anggota Korpri, untuk mengakselerasi peningkatan daya saing bangsa. Kita harus yakin bahwa bangsa kita pasti mampu berkompetisi di era kompetisi regional dan global," harap dia. (har) 

 

 

Berita Terkait