Virus Zika?

Virus Zika?

  Selasa, 26 April 2016 09:36

Berita Terkait

Baru-baru ini kita dikejutkan dengan pemberitaan media mengenai kemunculan penyakit yang dipicu oleh virus Zika. FYI nih guys, virus ini merupakan flavivirus dari Arbovirus bagian dari virus RNA. Dan virus ini telah diisolasi pada tahun 1948 dari monyet hutan Zika, Uganda. Jadi nggak heran rasanya jika para peneliti memberi nama virus dari tempatnya berasal. Lantas, sejauh mana ya gen Z Pontianak mengetahui tentang virus Zika?

Gejala Zika Berbahaya

Sedikit penjelasan dari sang guru biologi membuat Nafa Salsa mendapat pengetahuan baru tentang virus Zika. Flavivirus satu ini memang berbahaya bagi penderitanya. “Setahuku mata penderita Zika akan memerah, merasakan nyeri sendi, otot dan sakit kepala. Iih seram,” tutur siswi SMAN 4 Pontianak ini. Merasa virus ini sebagai ancaman, Nafa pun berusaha untuk menjaga lingkungan sekitar rumahnya.

Aware dengan Pola PHBS

Mengetahui informasi dari televisi, membuat Febthia Rika R. berusaha mendalami virus yang berasal dari Afrika ini. Apalagi virus ini dapat menyebabkan komplikasi seperti cacat hingga keguguran pada janin wanita hamil. “Aku berusaha lebih aware sih dengan menerapkan ‘Perilaku Hidup Bersih dan Sehat’ (PHBS) serta mengkonsumsi makanan dan minuman bergizi untuk meningkatkan antibodi,” tutur mahasiswi D-IV Kebidanan Poltekkes ini.

Berharap Tak Ada Korban

Terkait penyakit yang disebabkan oleh virus Zika di Amerika Latin pada akhir tahun 2015 hingga Januari 2016, menjadi bahan yang tak luput diperbincangkan Maria Anastasia bersama teman-temannya. Baginya, meski penularan virus Zika sama seperti DBD dan chikungunya, tetap saja virus Zika dianggap berbahaya dan mengkhawatirkan. “Apalagi sempat ditemui di Jambi. Semoga kedepannya nggak ada lagi,” cuap siswa SMK Kesehatan ini. Doi berharap agar masyarakat lebih menjaga lingkungan agar tetap bersih. (ghe)

Berita Terkait