Video Mapping Epson di Candi Prambanan Memukau

Video Mapping Epson di Candi Prambanan Memukau

  Kamis, 20 Oktober 2016 09:30
INOVASI EPSON: Video Mapping pertama di dunia yang menjadikan candi dan panggung sebagai media proyeksinya.EPSON FOR PONTIANAK POST

Berita Terkait

YOGYAKARTA—Epson Indonesia mempersembahkan acara spektakuler, yakni sebuah mahakarya memukau video mapping di Candi Prambanan dan Panggung Sendratari Ramayana, Jogjakarta. 

Video Mapping pertama di dunia yang menjadikan candi dan panggung sebagai media proyeksinya merupakan sebuah pertunjukan yang memadukan inovasi teknologi projektor Epson terkini, seni pertunjukan dan sejarah yang tidak hanya menghibur tapi sarat akan nilai edukasi. 

Pertunjukan video mapping di Candi Prambanan dan Panggung Sendratari berlangsung Senin (10/10) di Kompleks Candi Prambanan pada pukul 18.30. Epson Indonesia berkolaborasi dengan Sembilan Matahari.

Fasad candi yang tidak berwarna putih dan tidak memiliki warna yang seragam karena merupakan batu alam adalah merupakan salah satu tantangan terbesar pada pertunjukan video mapping kali ini, karena lazimnya media proyeksi video mapping adalah objek berwarna putih ataupun warna lain yang seragam. 

Menjawab tantangan tersebut, Epson Indonesia menghadirkan 14 unit projektor yang secara khusus diperuntukkan bagi proyeksi skala besar yaitu Proyektor 3LCD Laser EB-L1505Udengan tingkat kecerahan tertinggi 12000 ANSI lumens,Proyektor 3LCD EB-Z10000 dan EB-Z11000 dengan tingkat kecerahan tertinggi 11000 ANSI lumens. 

Teknologi projektor yang dihadirkan menghasilkan proyeksi gambar yang tajam serta warna cerah yang natural yang menjadi karakteristik teknologi projektor Epson. 

Hal tersebut mampu menghadirkan perpaduan warna yang indah dan ilusi optik yang akan membuat penonton terbawa ke Candi Prambanan di masa lalu dan dikembalikan lagi pada masa sekarang.

Video mapping di Candi Prambanan & Panggung Sendratari Ramayana ini merupakan bentuk dukungan dan kepedulian Epson Indonesia terhadap konservasi warisan budaya Indonesia. Konservasi tersebut tidak hanya melingkupi bangunan fisiknya saja, namun konservasi nilai budaya yang positif melalui transfer pengetahuan. 

Pertunjukan Video Mapping Prambanan dapat terlaksana karena dukungan oleh beberapa pihak diantaranya Direktoran Jenderal Budaya, Kemendikbud RI, Balai Pelestarian Cagar Budaya Yogyakarta, PT. Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko, SVFX, Anamorphic dan NM Designed Sound.

Video Mapping Candi Prambanan dan Panggung Sendratari Ramayana merupakan usaha untuk melihat Prambanan dari perspektif yang lebih luas, tidak hanya sebagai destinasi wisata semata. Pemaknaan kembali dibalik arti peninggalan sejarah sesungguhnya dari Candi Prambanan, sebuah simbol eksistensi toleransi umat beragama pada masanya, bertahan untuk tetap ada selama mengarungi perjalanan waktu yang cukup panjang. Candi Prambanan adalah salah satu bukti jati diri bangsa Indonesia yang ber-Bhineka Tunggal Ika. Walau berbeda-beda namun tetap satu. (r/ody)

 

Berita Terkait