Variasi Olahan Buntut Sapi

Variasi Olahan Buntut Sapi

  Kamis, 14 April 2016 10:05

Berita Terkait

Olahan buntut sapi ini memiliki rasa yang tidak kalah enak dengan daging sapi. Pengolahan buntut sapi pun tidak sebatas dijadikan sup saja, tetapi bisa divariasikan dengan berbagai olahan, dari yang dibakar, digoreng hingga dimasak dengan bumbu pepes. 

Oleh : Marsita Riandini 

BUNTUT sapi biasanya identik dengan olahan sup buntut. Kuahnya yang hangat tentu saja menggoda selera untuk segera mencicipinya. Menu ini sangat cocok dinikmati saat musim hujan atau ketika selera makan berkurang. 

Tetapi jika ingin menikmati sajian buntut sapi dengan aneka olahan lainnya, Anda bisa mengunjungi Hotel Best Westren Kota Baru.  Terdapat lima sajian olahan sop buntut yang bisa di coba. Tentu saja menu-menu tersebut menggugah selera untuk menikmatinya dan cocok sebagai menu makan siang.  

Menu pertama yang bisa dicoba adalah sup buntut dengan campuran kacang merah. Umumnya, salah satu masakan populer di Indonesia ini terbuat dari potongan ekor sapi yang dibumbui dan dimasukkan kedalam kuah kaldu sapi yang agak bening bersama irisan kentang, wortel, tomat, daun bawang, seledry dan taburan bawang goreng.  

Chef Djoko Puriyanto mengkreasikannya dengan tambahan kacang merah pada sup buntut buatannya. Sup Buntut Kacang Merah ini akan menemani sajian menu olahan buntut sapi lainnya. “Kenapa tertarik dengan serba buntut, selama ini orang lebih sering mengonsumsi ketika sudah jadi sup, padahal buntut juga bisa diolah dengan aneka resep yang berbeda. Seperti sup buntut ini saya sengaja tambahan kacang merah, agar rasanya menjadi lebih berbeda dari biasanya,” ucap Chef Hotel Best Western Kotabaru ini. 

Buntut sapi juga bisa menjadi teman makan nasi goreng.  Nasi goreng diolah dengan bumbu hijau, sehingga rasa pedasnya alami dari cabe hijau pilihan. Sembari menikmatinya nasi goreng, Anda bisa menyendok kuah sup  buntut yang disajikan bersamaan dengan olahan buntut yang masak dengan kecap. 

Masih kurang pedas? Chef Djoko juga menambahkan sambal plecing khas lombok. Sambal ini tampak begitu segar. Tak perlu waktu lama, 10 menit saja menu tersebut sudah tersaji di meja Anda. “Saat orang makan nasi goreng itu khan kadang srek, nah cocok dinikmati dengan kuah sup. Dilengkapi pula sambal plecing khas Lombok, yang terbuat dari olahan terasi, tomat, bawang putih dan cabe. Bahan tersebut di bakar lalu di ulek,” ungkap dia. 

Kondimen lainnya yang melengkapi sajian menu tersebut ada kerupuk mamang. Menikmati nasi goreng memang cocok dengan sajian kerupuk. “Selain menonjolkan tradisionalnya, kerupuk juga diminati banyak orang. Selain kerupuk mamang, ada pula kerupuk emping,” pungkasnya.   

Pepes Buntut Sapi


Bila biasanya pepes terbuat dari olahan ikan ataupun ayam, kali ini Anda bisa menikmati sajian pepes dari buntut sapi? Soal rasa tentu tak kalah dengan ikan dan ayam. Berbeda pada menu lainnya, khusus untuk pepes pendampingnya disiapkan sayur asem. Sayur asem memang lebih cocok, terutama citarasanya yang asem akan pas bila menikmati pepes buntut ini. “Biasanya khan pepes kebanyakan dari ayam dan ikan. Saya coba untuk mengolah buntut sapi menjadi pepes, ternyata tak kalah sama ikan dan ayam. Pada proses pengolahannya itu buntut sapi di potong seperti biasa, kemudian di steam dengan bumbu pepes. Dibungkus daun pisang, menambah aroma pada pepes buntut,” jelas dia. 

Buntut Goreng Crispy

Ada banyak cara menikmati buntut sapi tanpa harus berkuah. Salah satunya dengan digoreng. Kali ini,Chef Djoko membuat buntut sapi yang crispy dengan menggunakan tepung panir. Tentu saja sebelum di goreng, buntut sapi harus di rebus dan matang agar saat di goreng dengan tepung panir tidak mentah di dalam. Sama dengan menu lainnya, terdapat pula sajian sup buntut saat menyantapnya. 

Buntut Sapi Bakar 

Buntut Sapi Bakar bisa menjadi pilihan lain untuk menikmati olahan buntut sapi. Tekstur buntut sapi menjadi lebih empuk dengan pengolahan ini. Buntut Sapi Bakar ini dilengkapi dengan sambal plecing, dan plecing kangkung. “Bumbu bakarnya saya kreasi sendiri, ada ketumbar sama kecap manis dan garam. Lebih spesial ada plecing kangkung dan sambal dan kerupuk,” tutupnya. (mrd)

Berita Terkait