Valencia 1 vs Barcelona 1, Jalan Treble Takkan Trouble

Valencia 1 vs Barcelona 1, Jalan Treble Takkan Trouble

  Jumat, 12 February 2016 08:32
Gambar dari JPNN Com

Berita Terkait

VALENCIA – Luis Enrique bukanlah tuan kebetulan. Bukan kebetulan bisa membawa Barcelona merengkuh treble winners-nya pada tahun pertamanya musim lalu. Akan tetapi Lucho – sapaan akrabnya – bisa memberikan tradisi treble winners di musim keduanya ini.

            Persis seperti apa yang pernah dikatakan salah satu pemainnya, Sergio Busquets, Barca punya peluang memenangi tiga gelar tiap musimnya. Begitu juga dengan musim ini yang perjalanannya masih menyisakan tiga bulan ke depan.            Bukan terlalu cepat memprediksi treble winners. Setidaknya satu kaki La Blaugrana di final Copa del Rey menjadi pertanda treble winners segera kembali ke Camp Nou dalam dua musim beruntun. Semuanya berawal dari Mestalla, Kamis dini hari kemarin WIB (11/2).

            Barca mampu menahan imbang tuan rumah Valencia 1-1 dalam laga leg kedua semifinal Copa del Rey. Keunggulan tuan rumah melalui Alvaro Negredo pada menit ke-39 mampu disamakan Wilfrid Kaptoum enam menit jelang laga usai.

            Hasil ini membuat Barca lolos ke final Copa del Rey untuk ketiga kali secara beruntun. Barca menang agregat gol 8-1. Lionel Messi dkk sekarang tinggal menunggu Sevilla atau Celta Vigo yang lolos ke final. Kedua klub itu baru memainkan leg keduanya dini hari tadi.

            Hanya, siapapun lawannya diprediksi tidak akan bisa menghentikan laju Barca mengangkat trofi pertamanya musim ini. ’’Bahagia bisa kembali lagi ke final ini dalam musim berbeda. Lihat saja seberapa banyak final di musim ini yang bisa kami capai,’’ ujar Enrique, sebagaimana dilansir dari Weloba.

            Enrique baru akan tahu berapa banyak final yang didapatkan klubnya pada Mei mendatang. Final Copa del Rey yang sudah ketahuan akan dijalani Barca pada 21 Mei. Sedangkan final kedua di Liga Champions berlangsung 28 Mei.

            Sementara jornada terakhir La Liga jatuh pada 15 Mei mendatang saat Barca melawat ke markas Granada. Di Liga Champions, Barca akan dinanti Arsenal di leg pertama babak 16 Besar Liga Champions pada 24 Februari nanti.

            Masih ada 12 hari lagi untuk menyiapkannya. Laga La Liga melawan calon finalis Copa del Rey dan klub peringkat ketujuh Celta Vigo, Senin dini hari nanti WIB (15/2) jadi penguji posisi puncak Barca yang sampai jornada ke-22 ini terpaut tiga angka dengan Atletico Madrid di bawahnya.

            Makanya, demi mengamankan jalan menuju treble winners, Enrique meminta pemainnya tidak berselebrasi terlalu lama. ’’Cukup sepuluh menit untuk merayakannya. Akhir pekan ini kami sudah ditunggu laga di La Liga yang berat,’’ sebut pria berusia 45 tahun itu.

            Pertanyaannya, bisakah Enrique mengulangi musim lalu dengan juara di La Liga, Copa del Rey dan Liga Champions? Satu hal yang bisa menjadi pendukung kans itu terjadi musim ini. Pecahnya rekor tidak terkalahkan 28 laga Josep Guardiola pada musim 2010-2011 silam bisa jadi kuncinya.

            Selain jumlah unbeaten-nya lebih banyak, ada tiga hal yang membuat Barca layak mengulangi treble winners-nya. Pertama, trio lini depan Lionel Messi, Luis Suarez dan Neymar atau trio MSN lebih gila ketimbang musim lalu.

            Musim lalu Barca meraup tiga gelar dengan berbalut badai cedera, ada enam pemain yang mengalami cedera parah. Dimulai dari Messi, Jordi Alba, Dani Alves, Andres Iniesta, Thomas Vermaelen, dan Rafinha. Bandingkan di musim ini dengan Messi yang paling parah cederanya.

            Faktor ketiga dan yang paling kelihatan dalam laga lawan Valencia kemarin adalah kedalaman skuad. Musim lalu, dari skuad peninggalan Gerardo “Tata” Martino, Enrique hanya menambahkan Rakitic, Jeremy Mathieu, dan Vermaelen.

            Dan musim ini, dari skuad treble winners-nya Enrique menambahnya dengan Arda Turan dan Aleix Vidal. Karena larangan transfer, kedua pemain itu baru bisa bergabung dengan skuad Barca pada bulan Januari kemarin.

            Sebagai bukti skuad Barca sudah lebih dalam, Valencia saja dibuat kesulitan mengalahkan Barca yang disebut media Spanyol sebagai skuad telemahnya. Dari 18 pemain yang dibawa Enrique ke Mestalla, hanya Rakitic yang langganan line up.

            Sisanya? Kalau tidak pemanas bangku cadangan, ya hanya menjadi sparring partner di kamp latihan Barca. Siapa yang kenal dengan Juan Camara? Atau Kaptoum yang mencetak gol pertamanya bagi Barca selama karirnya.

            Enrique menyebut, dia hanya perlu mengenal karakter tiap pemainnya untuk mendapatkan skema main yang tepat. Seperti di laga kemarin, Barca tidak memainkan formasi 4-3-3 hingga akhir laga, tapi bisa berubah menjadi 3-5-2 pada 15 menit terakhir. ’’Karena saya ingin memberikan jam terbang ke pemain, itulah mengapa saya mencoba mengubah formasi,’’ katanya. (ren)

Berita Terkait