Utamakan Keselamatan Penumpang

Utamakan Keselamatan Penumpang

  Jumat, 1 July 2016 09:30
TINJAU: Wakil Bupati Kayong Utara, Idrus meninjau pelabuhan, pasar, SPBU dan angkutan air. DANANG PRASETYO/Pontianak Post

Berita Terkait

SUKADANA -- Mengingat pentingnya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1437 H Wakil Bupati (Wabup) Kayong Utara Idrus, bersama Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) melakukan pemantauan terkait kesiapan arus mudik lebaran di beberapa pelabuhan di Kabupaten Kayong Utara, Rabu (29/6).

Adapun yang menjadi target peninjauan yang dilakukan oleh Pemerintah meliputi Pelabuhan Teluk Melano dan Pelabuhan Teluk Batang. Bertujuan guna menertibkan serta menfasilitasi arus mudik lebaran yang saat ini sudah menjelang H-5. Karena untuk dua pelabuhan tersebut merupakan pelabuhan yang cukup ramai digunakan untuk jalur arus pemudik yang menggunakan jalur sungai untuk menuju Kota Pontianak dan daerah lainnya.

Terkait hal ini, Wakil Bupati Kayong Utara, Idrus ketika meninjau pelabuhan mengatakan untuk para petugas pelabuhan serta pelaku usaha angkutan air agar dapat memperhatikan standar keselamatan penumpang sesuai dengan ketetapan yang berlaku di Kementerian Perhubungan. Seperti pelampung dan perlengkapan P3K.

“Untuk petugas pelabuhan harus dapat melakukan kontrol penjualan tiket penumpang serta jumlah kapasitas angkutan penumpang. Dan jangan sampai ada yang melebihi kapasitas. Selain itu, untuk disetiap terminal sebaiknya dapat disiapkan posko pelayanan dan posko keamanan agar bagi calon pemudik dapat merasa nyaman saat berada dilokasi tersebut,”ungkapnya.                                                                                          

Sementara itu,  pada kesempatan yang sama Idrus beserta rombongan juga melakukan sidak ke pasar-pasar dan SPBU yang berada di dua kecamatan tersebut. Adapun tujuannya untuk memantau harga dan stok BBM menjelang lebaran.

“Bagi pemilik toko saya imbau jangan seenaknya saja dalam menaikkan harga barang yang berlebihan menjelang lebaran nanti. Dan kepada SPBU yang ada stok BBM jangan sampai kosong, utamakan terlebih dahulu kepada pemudik dan pelaku usaha angkutan mudik, saya tidak mau adanya penimbunan BBM secara pribadi,”pintanya.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kayong Utara, Rusli mengatakan, untuk tingkat arus mudik di Kayong Utara diperkirakan akan terjadi pada tanggal 2 sampai 3 Juli.

“Untuk hari ini Jumat (1/7) merupakan hari kerja terakhir PNS. Untuk itu biasanya diperkirakan tingkat arus mudik terjadi pada hari berikutnyanya, bahkan satu hari sebelum lebaran,”terangnya.

Selain itu, untuk angkutan air dipastikan sudah siap membawa masyarakat yang akan mudik. Baik speedboat, kapal feri, kelotok atau motor air. “Sudah kita pastikan seluruh armada angkutan air di Kayong Utara sudah siap digunakan untuk mudik kali ini,”ungkapnya. (dan)

Berita Terkait