Usia 30 Tahun Tak Kunjung Menikah

Usia 30 Tahun Tak Kunjung Menikah

  Sabtu, 12 December 2015 08:26

Berita Terkait

Usia 30 tahun dianggap sudah cukup matang untuk menikah. Bahkan banyak orang yang menargetkan menikah sebelum usia 30 tahun. Disisi lain, ada pula yang tidak menghiraukan usia pernikahan, terpenting menyiapkan ekonomi hingga mapan baru membangun ikatan pernikahan. Oleh : Marsita Riandini

Karir mantap, sudah punya rumah, penghasilan tetap seringkali menjadi alasan seseorang belum ingin menikah sampai semua itu tercapai. Sayangnya persoalan hidup tak sebatas itu saja. Ada banyak persoalan yang mau tidak mau dihadapi. Salah satunya tentang pertanyaan yang muncul dari keluarga, tetangga, rekan kerja terkait kapan menikah.

Menanggapi hal ini, Romi Arif Rianto, S. Psi, Psikolog mengatakan bahwa menikah sebenarnya tidak bergantung usia, tetapi ada faktor lingkungan di mana Anda tinggal. “Bagi mereka yang tinggal di kota-kota besar, seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, mungkin tidak banyak orang mempermasalahkan usia 30 ke atas belum juga menikah. Berbeda halnya seperti di Pontianak dan Singkawang misalnya, kebiasaan menanyakan kapan menyusul, kenapa belum menikah? Itu masih sering terdengar,” ungkap Psikolog di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Kalbar ini.

Masing-masing orang  memandang pernikahan itu dengan pola pikir yang berbeda-beda. Tujuan yang diharapkan dari pernikahan juga tak sama. Itulah sebabnya ada yang mudah untuk memutuskan menikah, ada pula yang memiliki perencanaan yang matang sebelum melangkah ke pelaminan. Pernikahan bukan saja persoalan cinta saja, tetapi juga menyangkut masalah ekonomi. Dasar ini pula yang membuat banyak orang memilih untuk bekerja keras, membangun pondasi ekonomi mereka sampai benar-benar mapan.

Bagi mereka yang menjadi tulang punggung keluarga, kerap menjadikan alasan ini untuk menunda menikah. “Selesai kuliah itu khan katakanlah 25 tahun. Mereka tentu ingin bekerja dulu. Bagi yang tidak memiliki tanggung jawab utama keuangan keluarga sih tidak masalah lain halnya bagi dia yang menjadi tulang punggung keluarganya,”  katanya.

Namun, ada hal lain yang harus dipikirkan, yakni usia tak dapat menunggu. Tiap tahun akan terus bertambah. Bahkan banyak pula yang menyesali kenapa menikah di usia yang terlalu matang. Ketika teman-temannya barang kali sudah memasukkan anaknya ke peruguruan tinggi, dia masih sibuk mengantar jemput anaknya di sekolah dasar. “Kalau pria biasanya tidak dipersoalkan bila usianya antara 30 sampai 35 tahun belum juga menikah. Tetapi bagi perempuan ada yang harus dipertimbangkan, terutama jika ingin memiliki keturunan,” jelasnya.  

Jika usia sudah melebihi 30 tahun, dan sering mendapat pertanyaan dari keluarga maupun masyarakat, jangan berusaha menghindar. Sebab pertanyaan itu akan terus ada selama belum menikah. Carilah jawaban yang tepat sesuai dengan kepribadian masing-masing. “ Bisa dengan mengatakan sudah ada yang ditaksir, tapi dia belum mau, doakan saja ya. Atau sudah ada nih, tapi ntar kalau sudah siap baru dikasih tahu. Tak ada salahnya pula berkata apa adanya, misalnya iya nih, belum ada yang mau didekati, bantuin dong,” pungkas Romi menyarankan. **

Berita Terkait