Usai Shalat Idul Adha, Ini Dilakukan Jamaah di Jalan Rahadi Usman

Usai Shalat Idul Adha, Ini Dilakukan Jamaah di Jalan Rahadi Usman

  Senin, 12 September 2016 19:54
FOTO HUMAS PEMKOT

Berita Terkait

 

ADA pemandangan berbeda pada pelaksanaan Shalat Hari Raya Idul Adha 1437 Hijriyah di depan Kantor Wali Kota, Senin (12/9). Kalau biasanya usai pelaksanaan Shalat Id berjamaah, bertebaran kertas koran sehabis digunakan sebagai alas, tahun ini pemandangan itu tak nampak lagi. Ruas Jalan Rahadi Usman yang digunakan sebagai tempat pelaksanaan Shalat Idul Adha bersih dari lembaran-lembaran kertas koran. Hal ini lantaran seluruh jamaah dengan sukarela masing-masing memungut dan mengumpulkan kertas koran yang digunakannya pada tempat yang telah ditentukan. Sebelumnya, Wali Kota Pontianak, Sutarmidji mengimbau seluruh jamaah supaya memungut dan mengumpulkan kertas-kertas koran pada tempatnya setelah melaksanakan Shalat Idul Adha. “Alhamdulillah, para jamaah dengan kesadarannya secara sukarela memungut dan mengumpulkan kertas koran pada tempatnya sehingga begitu selesai shalat, jalan ini sudah bersih,” ujarnya usai melaksanakan Shalat Idul Adha.

Wali Kota Sutarmidji beserta Wakil Wali Kota Edi Rusdi Kamtono berbaur bersama ribuan jamaah melaksanakan Shalat Hari Raya Idul Adha yang digelar di depan Kantor Wali Kota. Adapun bertindak sebagai Imam adalah HM Azman Alka dan Khatib, KH Jalaluddin Ahmad, LC. Tema khutbah yang disampaikan adalah “Mereformasi Diri dengan Ibadah Haji dan Qurban”. 

Dalam kesempatan itu, Sutarmidji didampingi putra bungsunya, Muhammad Bayu, menyerahkan secara simbolis hewan kurban berupa sapi kepada Panitia Pelaksana Kurban. Menurut data dari Kementerian Agama Kota Pontianak, tercatat jumlah hewan kurban di Kota Pontianak tahun 2016 adalah 640 ekor sapi dan 1.969 ekor kambing yang tersebar di masjid-masjid, surau dan lainnya. "Itu adalah data hewan kurban yang dilaporkan panitia masjid, sementara yang tidak dilaporkan jumlahnya kemungkinan juga masih banyak, sehingga ada peningkatan jumlah hewan kurban dibanding tahun lalu," jelasnya.

Menurutnya, dengan semakin banyaknya umat Muslim yang berkurban, maka menunjukkan perekonomian masyarakat Kota Pontianak meningkat di banding tahun-tahun sebelumnya. Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga mengajak, seluruh masyarakat untuk masing-masing menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, selain itu, juga menjaga kebersihan dan hasil pembangunan. “Dengan kebersamaan bangun Kota Pontianak agar sejajar bahkan lebih maju lagi,” pungkasnya. (r/jim)

Berita Terkait