Urus Perizinan tak Makan Waktu Lama

Urus Perizinan tak Makan Waktu Lama

  Selasa, 5 April 2016 08:47
PERESMIAN SIMPELPADU: Bupati Ketapang Martin Rantan SH meninjau penggunaan sekaligus meresmikan Sistem Pelayanan Perizinan Terpadu (Simpelpadu) pada Kantor Pelayanan Terpadu Kabupaten Ketapang, Senin (4/4). ISTIMEWA

Berita Terkait

KETAPANG –  Bupati Ketapang Martin Rantan SH meninjau penggunaan, sekaligus meresmikan Sistem Informasi Pelayanan Perizinan Terpadu (Simpelpadu) pada Kantor  Pelayanan Terpadu (KPT) Kabupaten Ketapang, Senin (4/4).  Bupati menyambut baik diluncurkannya sistem yang dirancang memenuhi kebutuhan pelayanan, mempercepat proses pelayanan, pengawasan, pengendalian pelayanan dari pimpinan, serta sebagai penyimpanan data perizinan dalam bentuk elektronik (arsip digital) tersebut.

Selama berada di KPT, Bupati didampingi Kepala KPT, H Saidjol SSos dan Kepala Seksi Perizinan dan Non Perizinan, Rio Marisa SSTP. Bupati mendapatkan penjelasan mengenai proses pelayanan yang ada di kantor tersebut, baik Simpelpadu maupun website pengaduan. Demikian juga dengan proses perizinan seperti SIUP/SITU, IMB, waktu pelayanan, dan lain-lain, juga dijelaskan secara gamblang kepada kepala daerah.  

Bupati menyambut baik pelayanan yang berlangsung di KPT. Walaupun masih berada di bangunan sementara dan fasilitas kantor masih sangat sederhana dan terbatas, tetapi diakui dia, pelayanan bisa berjalan dengan baik. “Pelayanan bisa berjalan dengan optimal,” aku Bupati.

Terkait dengan Simpelpadu yang baru diluncurkan, Bupati mengharapkan agar dapat di-link-kan dengan sistem pelayanan Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda). Diharapkan Martin, dengan pentautan sistem pelayanan antara KPT dan Dispenda, maka pihak Dispenda pun bisa melihat grafik pendapatan asli daerah atau retribusi yang dihasilkan dari proses perizinan. “Link-nya dengan Bappeda. Setelah itu, dari Dinas Pendapatan daerah, baru dapat diproses dan dikelola  di Bagian Keuangan Daerah,” jelasnya.

Sementara itu, H Saidjol SSos, kepala KPT Kabupaten Ketapang menjelaskan jika database dan sistem ini, merupakan langkah awal perbaikan sistem pelayanan. Ke depannya, dia berharap agar perencanaan yang telah disiapkan, akan terus dilanjutkan, sebagaimana motto pelayanan mereka yaitu cermat (cepat ramah, mudah, adil, dan terbuka). Sistem tersebut, dijelaskan dia, akan menyimpan data perizinan beserta dokumen izin yang telah diterbitkan dalam bentuk arsip digital. “Jadi diperlukan akan mudah untuk dicari,” terang Saidjol.

Demikian juga dalam proses perizinan petugas pelayanan dan teknis, dia berharap agar mulai dari kepala seksi hingga dirinya dapat melihat estimasi waktu pelayanan, yang di-setting dalam sistem sesuai dengan SOP pelayanan, sehingga lama proses perizinan akan selalu terpantau. Diharapkan dia, tidak ada lagi perizinan yang terlambat atau diproses melebihi SOP, serta pimpinan juga dapat melihat perkembangan perizinan dan retribusi secara realistis. “Rencana berikutnya adalah sistem ini dilengkapi SMS gateway dan akan diintegrasikan dengan website KPT  yang sebelumnya telah diluncurkan Maret 2015,” ucap Rio Marisa, kepala Seksi Kepala Seksi Perizinan dan Non Perizinan. (ser)

Berita Terkait