Upaya Menekan Angka Kejahatan di Pontianak , Residivis Didor, Polisi Tangkap Penyelundup Kayu

Upaya Menekan Angka Kejahatan di Pontianak , Residivis Didor, Polisi Tangkap Penyelundup Kayu

  Jumat, 4 December 2015 08:36
CURANMOR: Pelaku pencurian sepeda motor berhasil ditangkap polisi, dari hasil tangkapan diamankan barang bukti satu unit sepeda motor. MEIDY KHADAFI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

Meski sudah berulang kali keluar masuk jeruji besi, A alias I tidak pernah jera untuk mengulangi perbuatannya. Ia kembali melakukan aksi pencurian satu unit sepeda motor di parkiran lapangan futsal Jalan Sutoyo, Pontianak, Minggu (30/11).

POLISI yang menerima laporan langsung melakukan penyelidikan. Dari barang bukti yang didapat dan bukti rekaman kamera pengintai, pelaku pencurian mengarah kepada yang bersangkutan.
Hingga polisi melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap tersangka. Ia ditangkap di rumahnya, namun saat hendak diamankan, pelaku berusaha melawan dan hendak melarikan diri. Hingga akhirnya yang bersangkutan dilumpuhkan.

Kapolsek Pontianak Selatan AKP Kartyana membenarkan penangkapan tersebut. Tersangka ditangkap berdasarkan laporan yang dibuat korban. “Anggota melakukan penyelidikan langsung mendatangi tempat kejadian mengumpulkan bukti dan mencari petunjuk,” kata Kartyana, Kamis (3/12).Dari hasil penyelidikan di lapangan, lanjut dia, aksi pelaku terekam kamera pengintai. Setelah mendapatkan ciri-ciri pelaku, lalu disesuaikan dengan kejahatan yang ada di polsek, ternyata yang mencuri adalah pelaku kejahatan kambuhan. “Karena identitas dan gerak pelaku sudah diketahui, ia langsung ditangkap di rumahnya,” ucapnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, diduga kuat pelaku melakukan aksinya tidak sendiri. Dari keterangan yang diberikan korban, saat ia datang ke lapangan futsal, ia diarahkan oleh orang tak dikenal untuk memakirkan kendaraan di depan pintu masuk. Diduga kuat, dia menambahkan, pelaku dan seorang pelaku lainnya sudah bekerjasama untuk melakukan aksi pencurian. “Jadi modusnya, satu pelaku mengarahkan korban untuk parkir di tempat yang sudah ditentukan, lalu setelah pemilik motor pergi pelaku mengambil motor,” tuturnya.

Polisi masih melakukan pendalaman terhadap pelaku lainnya. “Selain menangkap satu pelaku, barang bukti berupa motor sudah berhasil diamankan,” sambungnya.Sementara itu, polisi di Pontianak Timur berhasil menggagalkan upaya penyelundupan barang ilegal. Kali ini, berupa kayu olahan sebanyak 179 batang kayu bengkirai, yang dibawa menggunakan pick up tanpa dilengkapi dokumen.

Selain menyita kayu tanpa dokumen, polisi pun langsung menenpatkan sopir sekaligus pemilik kayu, Ms sebagai tersangka. Barang bukti dan tersangka langsung digiring ke Mapolsek Pontianak Selatan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.Kapolsek Pontianak Timur AKP Kombo mengatakan, penggagalan penyelundupan kayu olahan ilegal tersebut, berawal dari laporan masyarakat. “Dari laporan itu, kami lakukan penyelidikan, dan di Jalan YM Sabran, Kelurahan Tanjung Hulu ditemukan mobil pick up yang diduga membawa kayu,” kata Kombo, Kamis (3/12).

Tidak ingin target lepas, lanjut dia, ia bersama jajarannya langsung melakukan penyergapan dan hasilnya mobil dengan nomor polisi KB 8529 BA yang dikemudikan Ms benar berisi kayu. “Saat diminta untuk menunjukkan surat maupun dokumen yang bersangkutan tidak dapat menunjukannya,” ucapnya.Kombo menuturkan, kayu dan pengemudi langsung digiring ke kantor untuk dilakukan pemeriksaan. Hasilnya, yang bersangkutan mengakui, jika kayu jenis Bengkirai tersebut dibeli dari seseorang di Kabupaten Ketapang. “Ada 179 batang kayu olahan yang dibawa tersangka,” sambungnya.

Kayu-kayu tersebut, dia menambahkan, perbatang dibeli tersangka seharga Rp28 ribu. Dan renancanya akan dibawa ke Kabupaten Mempawah. “Awalnya tersangka ini berdalih jika kayu-kayu itu akan digunakan untuk sendiri. Tapi setelah diinterogasi akhirnya mengaku kayu itu akan dijual,” terangnya. Kombo menegaskan tersangka akan dikenakan pasal 50 ayat 3 huruf h junto pasal 78 ayat 7 UU 41/1999 tentang Kehutanan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (adg)

Berita Terkait