Upacara Bendera di Dasar Laut

Upacara Bendera di Dasar Laut

  Sabtu, 20 Agustus 2016 09:17
UPACARA DI LAUT: Pengibaran bendera di dasar laut Kepulauan Karimata memiliki daya tarik tersendiri menjelang dihelatnya Sail Selat Karimata.

Berita Terkait

KARIMATA-17 Agustus lalu, ada yang unik di Kepulauan Karimata, Kabupaten Kayong Utara. Betapa tidak, pengibaran bendera HUT RI ke 71 dilaksanakan di dasar laut Desa Betok dan Tanjung Ru, Desa Padang, Kecamatan Kepulauan Karimata.

 

Tak urung, Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya Republik Indonesia, melalui Deputi Bidang Sumber Daya Manusia, Iptek dan Budya Maritim Dr Ir Safri Burhanuddin mengapresiasi kegiatan ini. Pengibaran bendera dasar laut ini juga merupakan rangkaian dari perhelatan Sail Selat Karimata, 15 Oktober mendatang.

 

Upacara melibatkan sebanyak 81 penyelam dari berbagai pihak.

Safri mengatakan, kegaitan pengibaran bendera di dasar laut ini baru kali pertama dilakukan dari Sail yang pertama samapi ke tujuh. Dengan pengibaran bendera di dasar laut ini, melibatkan dari berbagai pihak yang turut melakukan akan lebih memperkenalkan potensi wisata bahari yang di Kepulauan Karimata.

“Dengan melibatkan penyelam dari Possi, Pol Air, Basaras, dan lainya dapat bersama-sama untuk dapat megibarkan bendera di dasar laut ini merupakan bagian dari semangat kita. Untuk itu kita bersama-sama menjaga Sumber Daya Kelautan kita. Dan ini baru kali pertama di lakukan sejak Sail yang pertama dilakukan,” terangnya.

Untuk itu, dirinya berharap potensi alam yang ada bisa dikembangkan. Diriya berharap, dengan alam yang indah seperti ini, seperti di Kepulauan Karimata harus dikembangkan lebih besar lagi.

“Dengan memiliki kesadaran tentunya dapat kita dapat saling menjaga dengan baik terkait untuk dapat menjaga kelestarian alam yang ada,” katanya. Dengan adanya taman laut di Kepulauan Karimata ini tentunya akan menjadi penyeimbang habitat dan ekosistem.

 “Setelah adanya tata ruang nati kita dapat posisikan wilayah mana yang bisa dieksploitasi dan wilayah mana yang konservasi,” sambungnya.

Pengibaran di bawah laut sekitar perairan Kepulauan Karimata dengan melibatkan puluhan penyelam.

Seketaris Umum Pengprov Possi Kalbar Hermanus Irawan Dirgantara mengatakan, untuk pengibaran bendera di Kepulauan Karimata ini memang harus memilih spot menyelam aman. Hal tersebut tentunya tidak lepas dari kondisi gelombang pada musim angin selatan yang cukup tinggi.

“Saat menyelam memang kita harus lebih berhati-hati dengan gelombang laut yang dan arus perairan. Sehingga pihak dan visability memang imbas dari musim selatan, namun demikian di titik pengibaran sengaja kami set ditempat yang lebih aman, yakni di Desa Betok dan Tanjung Ru, Desa Padang,” terangya.

Menurut dia, perairan Kepulauan Karimata memiliki biota laut yang sangat kaya, sehingga potensi yang dimiliki Kepulaun Karimata memang menjadi daya tarik tersendiri bagi pencinta selam atau snorkeling. Namun sayangnya gugusan Kepulauan Karimata juga masuk dalam kawasan cagar alam.

“Untuk pengembangan wisata bahari, diving sangat memungkinkan karena banyak dive site yang indah,”katanya. (dan)

 

Yang terlibat dalam pengibaran bendera didasar laut Kepulauan Karimata.

1. Kemenkomaritim 7 org
2. Dewan Kelautan Indonesia 5 org
3. POSSI KALBAR 10org
4. Ditpolair polda kalbar 12 org
5. Lantamal XII ptk 3 org
6. Brimob da Kalbar 9 org
7. Possi kota ptk 5 org
8. Possi kota skw 1 org
9. Possi ktp 3 org
10. Possi kku 5 org
11. Bksda 1 org
12. Ukm selam politeknik 6 org
13. Basarnas 6org
14. Bpslp 4 org
15. Psdkp 4 org

Berita Terkait