Untuk Skala Besar, Selalu Beli dari Daerah Lain

Untuk Skala Besar, Selalu Beli dari Daerah Lain

  Sabtu, 26 March 2016 10:52
MENCARI PASAR: Ketua Pedagang Pasar Teratai Benny menunjukan kondisi bangunan pasar unggas belum tertata baik. AIRIN/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

Sejumlah masyarakat meminta pemerintah daerah memperhatikan pasar khusus hewan ternak, di Kecamatan Bengkayang, Kabupaten Bengkayang. Akibatnya pedagang kesulitan memasarkan hasil ternak yang ada di daerah Kabupaten Bengkayang. Airin Fitriansyah, BENGKAYANG

"Kalau pasar ditata dengan baik, pasti pendapatan daerah bisa meningkat. Petani akan lebih mudah memasarkan hewan ternak," ucap Benny, warga Kecamatan Bengkayang, Jumat (25/3) kemarin. Dia mengatakan, dengan adanya kebijakan otonomi daerah pembangunan lebih terarah. Ini karena penataan pembangunan berada pada kebijakan pemerintah daerah di Kabupaten Bengkayang.

Ia menilai selama terbentuknya otonomi daerah pembangunan tahun demi tahun semakin meningkat di Kabupaten Bengkayang. Fasilitas pendukung untuk pelayanan masyarakat sudah terlihat perubahannya. Namun pemanfaatan fasilitas tersebut masih ada beberapa bangunan yang belum dimaksimalkan.

"Kita minta pemerintah terkait bisa mengagendakan pasar khusus untuk hewan ternak, seperti ternak unggas, ayam, itik dan burung. Serta kambing, sapi dan babi ditata secara terpadu baik dari segi pengawasa kesehatan hewan maupun hasil penjualan. Karena mau tidak mau sampai kapan pun bangunan khusus pasar terpadu hewan juga akan dilaksanakan," terang Benny yang juga ketua asosiasi pedagang Pasar Teratai di Kabupaten Bengkayang.

Benny menuturkan selama ini pedagang tidak banyak meminta untuk diperhatikan oleh kebijakan pemerintah daerah. Namun pihaknya mengingatkan supaya pemerintah terkait lebih memperhatikan penataan pasar di pusat ibukota pemerintah Kabupaten Bengkayang.

Dia menyampaikan dalam merencanakan pembangunan daerah, pemerintah terkait harus bisa melihat pontensi sumber daya alam ada tersedia di daerah. Supaya penataan perekomonian rakyat dapat sejalan dengan pemerintahan daerah di Kabupaten Bengkayang.

Ia melihat potensi sumber daya alam belum dimanfaatkan secara maksimal. Seperti halnya petani belum menggarap hewan ternak dengan baik. Sehingga hasil penjualan hewan ternak belum memberikan kesejahteran untuk masyarakat.

"Kita saat ini masih membeli hewan ternak dari luar daerah. Contohnya daging ayam untuk skala besar kita masih membeli dari daerah lain. Karena pasar ternak di daerah kita belum diperhatikan dengan baik," imbuh Benny juga sebagai pelaku pedagang unggas jenis ayam kampong, memperlihatkan kondisi pasar hewan berdampingan dengan pedagang sayuran.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Bengkayang Luter Wongkar, M. Kes menanggapi bawah permintaan masyarakat untuk membangun pasar terpadu untuk hewan ternak jenis unggas di Kabupaten Bengkayang.

"Masukan yang baik untuk membangun pasar khusus untuk hewan ternak. Ini akan kita coba sampaikan terlebih dahulu kepada pihak terkait lainnya. Supaya kita bisa memiliki pasar terpadu dengan jenis unggas, burung, ayam, pasar ikan hias, maupun pasar unggas yang bisa menjadi daya tarik pengunjung dan masyarakat ramai," terangnya. (*)

Berita Terkait