UNBK Siap Digelar

UNBK Siap Digelar

  Jumat, 1 April 2016 09:08
CEK PERSIAPAN: Kepala SMK Negeri 1 Sambas, Mulyadi mengecek perangkat computer yang bakal digunakan untuk pelaksanaan UNBK Senin mendatang. OZY/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

SAMBAS - PLN Rayon Sambas akan menyiapkan satu unit mesin genset serta petugasnya di SMK Negeri 1 Sambas saat pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dilaksanakan 4-7 April mendatang di sekolah tersebut.

Heri Hardiansyah, Supervisor Teknik PLN Rayon Sambas mengatakan sebagai langkah antisipasi. Satu unit genset akan disiapkan di SMK Negeri 1 Sambas beserta dua orang petugasnya yang akan secara bergantian standby di sekolah tersebut.

“Masalah listrik di Sambas, untuk sekarang ini memang tak ada kendala. Terlebih sudah masuknya suplai listrik dari Malaysia. Hanya saja, untuk di SMK Negeri 1 Sambas yang Ujiannya menggunakan komputer, kita siapkan genset berkapasitas 4 KW. Sebagai antisipasi jika memang ada gangguan yang sifatnya berasal dari eksternal,” kata Heri Hardiansyah, Rabu (30/3) kepada wartawan ditemui di tempat kerjanya.

Kemudian berdasarkan instruksi dari PLN Wilayah Kalbar dan Area Singkawang. Saat pelaksanaan ujian nasional secara serentak. Kegiatan pemeliharaan yang sifatnya bisa mengganggu akan ditiadakan dulu.

“Kita juga sudah mendapatkan instruksi, pada 4-7 April mendatang kegiatan yang sifatnya pemeliharaan ditiadakan dulu. Ini juga bagian untuk mendukung kesuksesan UN, khususnya di Rayon Sambas,” katanya.

Sementara itu, masalah terganggunya suplai listrik. Menjadi salah satu kekhawatiran bagi sekolah yang akan melaksanakan Ujian Nasional berbasis komputer. Salah satunya di SMK Negeri 1 Sambas. Kepala SMK Negeri 1 Sambas, Mulyadi S Pd M Pd mengatakan beberapa hari pelaksanaan UN. Segala persiapan telah dilakukan, diantaranya

menyangkut unit komputer yang akan digunakan siswa, beserta perangkat lainnya.

 “Pada saat try out terakhir, masalah jaringan Internet aman. Hanya saja suplai listrik sempat mengalami gangguan karena padam. Kita berharap, pada saat pelaksanaan nanti yakni 4-7 April, listrik tidak padam,” kata Mulyadi, Rabu (30/3) kepada wartawan.

Sehingga kekhawatirannya saat ini, adalah mengenai suplai listrik. “Kita pada Rabu (30/3), bersama pihak camat, akan ke kantor PLN menyampaikan mengenai kesiapan listrik saat pelaksanaan UN mendatang,” katanya.

Terlebih, dalam petunjuk teknis (Juknis) pelaksanaan UNBK. Jika listrik padam lebih dari satu jam. Risikonya akan dilakukan ujian ulang. “Kalau masih di bawah satu jam, bisa ditolerir yakni dengan penambahan waktu. Namun kita sangat berharap, tak sampai ada pemadaman listrik saat ujian berlangsung yakni 4-7 April, dan setiap harinya

mulai pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB,” katanya.

Sementara itu, mengenai kesiapan lainnya. Sebanyak 80 unit computer dan delapan cadangan beserta dua server (satu cadangan) telah disiapkan di dua ruangan yang akan digunakan sebanyak 193 peserta ujian dari sekolah tersebut. Kemudian akan ada satu proktor dan satu teknisi selama ujian  berlangsung.

 “Nanti akan dibagi menjadi tiga sesi setiap ruangan, dimana sesi pertama pukul 7.30 - 10.30 WIB, sesi ke dua 10.30 - 12.30 WIB dan sesi terakhir pukul 14.00 - 16.00 WIB. Untuk setiap ruangan, rata-rata per sesi diisi 36-38 anak,” kata Mulyadi.

Danu, petugas Teknis di SMK Negeri 1 Sambas mengaku secara teknis SMK Negeri 1 siap untuk melaksanakan UNBK. “Sudah tiga kali siswa peserta ujian melakukan simulasi. Sehingga dalam mengerjakan soal ujian yang memang baru tahun ini diterapkan, peserta tak mengalami kesulitan,” katanya.(fah)

Berita Terkait