Unas Perbatasan Lancar

Unas Perbatasan Lancar

  Selasa, 5 April 2016 09:16
SIAGA: Mesin genset yang disiagakan di depan PLN SMK Negeri 1 Sambas, saat Unas hari pertama. OZY/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SAMBAS – Di hari pertama, pelaksanaan Ujian Nasional tingkat SLTA sederajat di sekolah di daerah perbatasan Sambas (Indonesia) - Malaysia, yakni SMA Negeri 2 Paloh dan SMK Negeri 1 Sajingan Besar berjalan lancar.

“Unas hari pertama lancer. Khususnya di kawasan perbatasan. Termasuk saat pendistribusian soal, yang bekerja sama dengan pihak kepolisian juga lancar,” kata Kepala Bidang Pendidikan SMA SMK Dinas Pendidikan Kabupaten Sambas, Jumadi, Senin (4/4).

Di Sambas, sebanyak 55 sekolah tingkat SLTA sederajat melaksanakan ujian nasional. Dua sekolah diantaranya, yakni SMK Negeri 1 Sambas dan SMK Negeri 1 Pemangkat melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komuter (UNBK).

“Di Pemangkat, untuk UNBK dilaksanakan di SMK Negeri 1 Pemangkat, dengan peserta sebanyak 118 siswa, dan di hari pertama lancer dilaksanakan,” kata Jumadi, saat memantau pelaksanaan UNBK di SMK Negeri 1 Pemangkat.

Hingga siang, di hari pertama pelaksanaan Unas. Pihaknya juga belum mendapatkan laporan mengenai masalah di sekolah-sekolah penyelanggara, baik itu yang UNBK maupun lembar kerja.

Sementara itu, Bupati dan Wakil Bupati Sambas secara terpisah memantau pelaksanaan Ujian nasional di hari pertama. Bupati, meninjau SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 2. Sementara Wakil Bupati, ke MAN dan SMK Negeri 1.

Wakil Bupati Sambas, Pabali Musa ditemui di SMK Negeri 1 mengatakan pelaksanaan ujian nasional di hari pertama berlangsung lancar. "Sampai Senin (siang), belum ada laporan dari sekolah mengenai masalah yang dihadapi, biasanya ada soal kurang atau kendala apapun akan disampaikan ke kita, tapi sampai saat ini belum ada laporan, sehingga pelaksanaan dikatakan lancar," kata Pabali Musa.

Termasuk sekolah yang menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Hingga sesi pertama belum ada kendala yang ada. "Ini kan tahun pertama, dan sampai dengan sesi pertama usai dilaksanakan semua lancar," katanya.

Wabup berharap kesuksesan di hari pertama akan terjadi hingga Unas selesai.

"Di Unas, ada dua yakni berhasil penyelanggaraan dan berhasil secara pencapaian atau nilai yang baik dari para siswa," katanya.

Disinggung mengenai pelaksanaan UNBK. Pabali mengaku memberikan kemudahan bagi pihak sekolah. Diantaranya tak harus melakukan pengawasan terhadap soal dan pendistribusian. "UNBK, bisa saya katakan lebih praktis dan efisien. Tapi memang perlu

disiapkan, termasuk komputer dan lainnya. Tapi dalam hal ini pihak sekolah tidak disibukkan dengan naskah, pengamanan soal, dan diharapkan bisa mencegah kecurangan," katanya. Mengenai target, Wabup berharap prestasi yang pernah diraih siswa Sambas bisa dipertahankan atau bisa ditingkatkan.

"Mudah-mudahan bisa dipertahankan, karena tahun sebelumnya ada program studi siswa Sambas masuk ranking 6 untuk kalbar, kita berharap ini bisa naik atau paling tidak bisa dipertahankan," katanya. Kepala SMK N 1 Sambas, Mulyadi juga menyebutkan hal sama. Dimana hingga siang hari, UNBK di sekolah yang dipimpinnya berjalan lancar.

"Semua siswa ikut, dan tidak ada yang terlambat. Dan sampai dengan sesi pertama usai, berjalan sukses," katanya. (fah)

Berita Terkait