Ulang Uli, si Cantik yang Diburu Pecinta Luar Negeri

Ulang Uli, si Cantik yang Diburu Pecinta Luar Negeri

  Kamis, 14 April 2016 10:41

Berita Terkait

Ikan ulang uli (Botia Macracantha) merupakan salah satu jenis ikan daerah Kapuas Hulu yang  banyak diminati pecinta ikan hias dalam dan luar negeri. Ikan khas bumi Uncak Kapuas, meski terdapat juga di pulau lainnya, seperti Sumatera. 

Mustaan, Kapuas Hulu

POTENSI ikan ini sangat besar, karenanya Dinas Perikanan Kapuas Hulu berupaa mengembangkannya. Ikan ulang uli ini sama seperti ikan arwana, ringau, dan semah serta jenis ikan air tawar lainnya yang hidup diperairan Sungai Kapuas maupun DAS Kapuas serta danau di wilayah Kapuas Hulu. 

Ikan ulang uli ini merupakan ikan hias yang disenangi pecinta ikan hias dari dalam dan luar negeri. Jadi tidak heran ikan ini sering diekspor keluar negeri dan pangsa pasarnya negara Cina, Jepang dan Singapura.

Menurut Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kapuas Hulu Ir Rismawati, tahun ini dialokasikan dana dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp344 juta untuk pengembangan ikan ulang uli. 
"Kami ada wacana untuk mengembangkan ikan botia di BBI (Balai Benih Ikan)" ujar Rismawati belum lama ini. Standarisasi ukuran untukekspor ikan botia tidak bisa lebih dari 3 cm dengan harga jual Rp 800/ekor. 

Dijelaskan Risma, dipilihnya pengembangan ikan botia yaitu sebagai upaya untuk mengantisipasi dari kepunahan. Seperti halnya dengan pengembangan ikan ringau. “Kalau tahun 2014 kami kembangkan ikan ringau. Ini sebagai antisipasi takutnya ikan botia langka,” terang Risma. Tindakan yang dapat mengancam populasi ikanhias air tawar ini seperti penangkapan secara berlebihan dan pencemaran.

Ditambahkan Risma, saat ini pihaknya memang tengah konsen membudidayakan sejumlah ikan yang berpotensi punah. Dari dana DAK tahun ini digunakan juga untuk membangun kolam percontohan di Kecamatan Pengkadan dan untuk melanjutkan rumah tamu BBI. 

“Karena dana tahun ini kecil, paling untuk tiga kegiatan. Dan kami akan terus berusaha kembangkan ikan-ikan khas kapuas hulu,” kata dia. Ikan ulang uli ini hidup mengelompok dan muncul pada bulan-bulan tertentu. Pada saat alam masih stabil, kemunculan ikan ini bisa dipredeksikan. Paling tidak dalam satu tahun ada dua atau tiga kali musim ikan ulang uli. Cara penangkapannya pun sangat sederhana, cukup menggunakan wari ukuran kecil dengan menyeroknya ditepisungai.Satu kali serokan bisa ratusan bahkan ribuan ekor ikan.(*)

Berita Terkait