TUNGGU TEROR FANTASTIC FOUR

TUNGGU TEROR FANTASTIC FOUR

  Selasa, 21 November 2017 10:00

Berita Terkait

SEVILLE – Bukan Reed Richard, Susan Storm, Johnny Storm, dan Ben Grimm. Fantastic four itu Philippe Coutinho, Mohamed Salah, Roberto Firmino, dan Sadio Mane. Setidaknya, mereka  itulah yang musim ini menjadi kekuatan utama Juergen Klopp dalam musim ketiganya bersama  Liverpool. 

Fantastic four itulah yang bakal meneror Ramon Sanchez Pizjuan, Seville, dini hari nanti WIB. Ya keempatnya jadi senjata Klopp untuk berebut tiket lolos fase knockout pertama di grup E dengan tuan rumah Sevilla (Siaran langsung beIN Sports 1 pukul 02.45 WIB). ''Mereka tidak akan berhenti meneror,'' kata kapten Jordan Henderson, dikutip situs resmi klub. 

Begitu besarnya dominasi fantastic four itu, 67 persen gol The Reds di semua ajang pada musim ini datang dari keempat pemain itu. Dari 29 gol fantastic four, Salah mencetak 14 gol di antaranya. Salah jugalah yang paling banyak mengoleksi gol selama fase grup Liga Champions musim ini dengan empat golnya. 

Tak hanya mencetak gol. Keempatnya pun masih tercatat sebagai top assist di Liverpool, dengan Coutinho, Mane dan Firmino masing-masing dengan empat assist dan Salah tiga assist. ''Kadang tak mudah membangun momentum sepeti ini. Terlebih untuk jangka waktu lama. Dan ini yang harus kami lanjutkan,'' lanjut Hendo, sapaan akrab Henderson. 

Nah, Klopp pun tak perlu malu-malu lagi menurunkan keempat fantastic four-nya itu. Di akhir pekan kemarin WIB (18/11) eksperimen Klopp dengan memainkan keempatnya sekaligus  berbuah manis. Di balik kemenangan 3-0 atas Southampton di Anfield, Liverpool, Klopp berani memainkan Coutinho, Salah, Firmino, dan Mane sekaligus. 

Kemenangan pertama Liverpool saat Klopp memasang fantastic four-nya sebagai starter. Sebelumnya eksperimen Klopp sempat gagal memberi kemenangan. Dia pernah menjajalnya di saat Liverpool tertahan 1-1 di kandang Spartak Moskow (16/9). ''Bedanya, sekarang kami lebih kuat,'' klaim kiper Liverpool Loris Karius, dilansir This Is Anfield. 

Terlepas dari keganasan fantastic four itu, ada satu tantangan yang harus mampu mereka jawab di Ramon Sanchez Pizjuan. Pasalnya, tidak satu pun dari keempat member fantastic four itu yang pernah menjebol gawang di kandang Los Nervionenses. Begitu pula Salah sebagai top scorer di fantastic four. 

Sekali dia datang ke sana bersama Fiorentina pada leg pertama semifinal Liga Europa di musim 2014-2015, Salah nihil gol. Dia pun merasakan sialnya kekalahan 0-3 atas Sevilla. Lalu, Coutinho yang pernah bermain di La Liga pun belum pernah merasakan atmosfer stadion itu di saat masih berkostum Espanyol sebagai pemain pinjaman, lima musim silam. 

Andaikan mereka mampu menjawab tantangan itu, dan kembali menang besar seperti di empat laga terakhir maka ini bakal berbuah rekor baru bagi Klopp. Dia bakal menjadi tactician pertama yang mampu membawa Liverpool memenangkan lima laga beruntun dengan lebih dari tiga gol. 

Termasuk kemenangan atas Soton lalu saja sudah menyejajarkannya dengan Bob Paisley  yang mampu memenangkan empat laga beruntun dengan lebih dari tiga gol. Paisley melakukan rekor itu pada 37 musim lalu. Klopp, dilansir Liverpool Echo, konfiden fantastic four-nya dapat menjawabnya. 

Periode Mo Salah, seperti yang dia sebut untuk sebulan terakhir ini, tetap akan berlanjut. ''Anda lihat Roberto (Firmino) yang kerja keras sekalipun tidak mencetak gol. Begitu pun Sadio (Mane). Kerja kerasnya itu yang bisa membuat Anda membicarakan mereka. Karena bagi saya, mereka mampu memainkan formasi di depan,'' tutur Klopp. (ren)

 

Berita Terkait