Tunggu Keppres Sail Karimata, Surya Baskara Jaya Berlanjut

Tunggu Keppres Sail Karimata, Surya Baskara Jaya Berlanjut

  Sabtu, 23 April 2016 15:19
RAPAT SAIL: Wakapolda Kalbar Kombes Pol Joko Irianto (Kanan.Red) dan Staf Ops Mabes TNI AL, Kolonel Mar I Ketut Suwaria (Kiri.Red) ketika hadir pada rapat bersama Kementrian dan Lembaga, bersama Pemprov Kalbar Dalam Rangka menyogsong Sail Selat Karimata 2016, di Gedung Bali Praja, Sukadana Kayong Utara. DANANG PRASETYO/Pontianak Post.

Berita Terkait

MABES TNI Angkatan Laud dan Polisi Daerah (Polda) Kalimantan Barang (Kalbar) mendukung perhelatan Sail Selat Karimata 2016 yang akan dilaksanakan di Pantai Paulau Datok, Sukadana, Kayong Utara. Berbagai rapat pun digelar guna menunjang kegiatan berskala Internasional ini.

Hal ini terlihat saat digulirkannya rapat bersama Kementrian dan Lembaga bersama Pemprov Kalbar dalam rangka menyogsong Sail Selat Karimata 2016, di Gedung Balai Praja, Kantor Bupati, Sukadana, Kayong Utara, Rabu (20/4)lalu.
“Saat ini untuk angkatan laut sebenarnya juga sedang menunggu Keppres yang saat ini belum keluar. Terkait dengan anggaran yang akan digunakan. Dan saya pun mengira Kementrian lainnya juga sama-sama sedang menuggu keluarnya Keppres tersebut. Saran kami ada tim khusus agar bisa mempercepat terbitnya keppres tersebut,” Kolonel Mar I Ketut Suwaria, Staf Operasional Mabes TNI AL.
Mengenai tugas pokok yang dibebankan kepada TNI AL pada gelaran Sail Selat Karimata yaitu melaksanakan Surya Baskara Jaya. Ini tugas utamanya AL. Ia menjelaskan Surya Baskara Jaya ini inti kegiatannya adalah pelayanan bakti kesehatan masyarakat dan bakti TNI. Intinya, sambung dia, ada kegiatan karya bakti, berupa renovasi, perbaikan sarana dan prasarana umum di bebebrapa daerah.           
“Nah, target yang saat ini telah ditetapkan yaitu ada enam daerah di wilayah Barat yang diawali dari Jakarta, masuk kepantai Barat Pulau Sumatera, Nias Meru, dan memutar Kesabang masuk ke Selat Malaka dan terakhir masuk ke Kayong. Di Kayong ada dua loaksi. Di Teluk Batang dan Pusat Kota Kayong Utara. Dan mudah-mudahan kapal kami dapat masuk,” terang I Ketut.
Selain tugas Surya Baskara Jaya, pihaknya juga menyediakan dukungan untuk sarana angkut untuk tiga tugas utama panitia Nasional. Pertama menyiapkan tugas Ekpedisi Nusantara Jaya dengan menyiapkan satu LPD. Dan kemudia menyediakan satu LPD lagi pelayaran lingkar Nusantara, yang isinya adalah para pramuka seluruh Indonesia.
Dan untuk yang terakhir satu Kapal KRI LPD untuk pelayaran lingkar remaja pemuda dan bahari.
“Kedua program yang telah disebutkan terakir tadi, merupakan program dari Kemepora. Kami hanya menyediakan sarana angkut. Namun demikian, daerah-daerah yang akan dikunjungi oleh dua satgas ini juga ada dua daerah terpencar, ada rute dari Jakarata, Bali, Lombok kemudia masuk ke utara ke Makasar, Belitung dan masuk perbatasan pulau terluas Marampet, Maraure dan barulah masuk ke Kayong Utara ini.
Namun ada juga yang masuk menyusuri pantai Timur Pulau Sumatera, Jakarta Palembang, Tanjung Pinag, kemudia perairan Laut Cina Selatan dan baru masuk ke Kayong, ” terangnya di rapat bersama yang ikut dihadiri Bupati Kayong Utara, Hildi Hamid.
Pada intinya, lanjut dia seluruh satgas pada  empat hari sebelaum acara, seluruh satgas tersebut sudah tiba di Kayong Utara. “Untuk Pelepasan satgas keseluruhan belum dapat menentukan tanggal karena waktu yang ditentukan oleh panitia Nasioanal apa akan ada perubahan atau tidak.
‘’Kalau memang tetap tanggal pelaksanaanya, H minus 26 kita sudah melakukan pelepasan di Tanjung Pinang, Kepri,” terangnya.
Ia memastikan, pada tiga hari sebelum kegiatan (12 Oktober) seluruh Satgas dijadwalkan sudah tiba di Tanjung Datok  (Kayong Utara.Red) dengan menggunakan kapal. 
“Untuk ekspedisi Nusantara Jaya kali ini yang kedua. Karena tahun lalu merupakan yang pertama, telah dirancang selama 23 hari. Dengan lima daerah sasaran di Pulau Pulau Teluar dan darah terpencil, dan pada H minus tiga semua sudah tiba di Kayong Utara,” pungkasnya.
 “Kekuatan yang akan dilibatkan,  seluruhnya terdapat 1.699 orang. Terdiri dari 15 kapal perang, pesawat Cassa yang akan distanby-kan di Ketapang. Helikopter dua unit, dan satu TN 235 juga akan standby di Ketapang,”ucapnya.
Ia menambahkan, untuk peta laut lokasi di Kayong Utara, yang mana pada lokasi kegaitan Puncak Sail di Pantai Pulau Datok untuk kedalam air masih tergolong dangkal.  
“Untuk lebar Pantai Pulau Datok terdapat 1.100 meter, kedalamannya kedalaman empat meter lebih dalam kedaan pasang air laut tertinggi. Saat surut 2,8 meter. Padahal pada 15 Oktober kedalamnya hanya 2,8 meter,”paparnya.
Sementara itu, Polda Kalbar diwakili oleh Wakapolda Kalbar Kombes Pol Joko Irianto  menyiapkan,  untuk jumlah anggota yang akan dikerahkan pada Sail Selat Karimata berjumlah 1.200. Melewati Pontianak, Rasau Jaya, Sambas juga terkait, yang mana puncaknya akan ada di Kayong Utara.
Ia menambahkan, sebelum pelaksanaan baik sampai dengan pelaksanaan selesai akan dilakukan pengamanan. Tentunya, sambung dia, sesuai dengan fungsi-fugnsi  dari kepolsian yang ada. Kemudian akan dilakukan secara preentif dan prefentif sampai dengan selesai kegaitan.
“Kegiatan Internasional ini juga akan dihadiri Presiden RI Ir. Joko Widodo,” terangnya.  Sedangkan dari Mabes sendiri, jika memang memugkinkan akan dibackup dari Pol Air.  (*)

 

Berita Terkait