Tujuh Rumah Dilanda Puting Beliung

Tujuh Rumah Dilanda Puting Beliung

  Kamis, 5 May 2016 08:50

Berita Terkait

PONTIANAK – Angin puting beliung menghantam sejumlah rumah warga di Kelurahan Siantan Hulu, Pontianak Utara, Selasa (4/5) petang. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, belasan rumah warga rusak ringan.

Awan gelap disertai kilatan petir mulai menyelimuti wilayah Pontianak dan sekitarnya sekitar pukul 17.25. Rintik hujan mulai turun 15 menit setelahnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Pontianak Aswin Taufik mengatakan, angin puting beliung yang melanda rumah sekitar pukul 18.55. Hujan deras disertai angin kencang itu, membuat sejumlah atap rumah warga copot.

“Hujan lebat disertai angin kencang membuat atap rumah ratusan atap rumah copot,” kata Aswin, Rabu (5/5).

Aswin menyebutkan, tujuh rumah warga di kelurahan Siantan Hulu terdapat di RT 01/RW 20. Sementara tiga rumah lainnya di Gang Samikem dan Karya Bhakti. “Korban masih bisa tinggal  di rumah,” ujarnya.

Setelah mengetahui sejumlah rumah warga diterjang, BPBD langsung mendata kerusakan. Sebanyak 103 seng copot. “Kami sudah memberikan bantuan atap kepada korban puting beliung,” sebut Aswin.

Menurut dia, potensi angin puting beliung susah diprediksi. Meski demikian, dia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca akhir-akhir ini. “Masyarakat kami minta waspada, dan menghindari ketika terjadi angina kencang disertai hujan dan petir untuk segera mengamankan diri,” imbau Aswin.

Prakirawan BMKG Supadio Pontianak, Deby menyatakan bahwa kondisi hujan sedang disertai angina kencang masih akan melanda Pontianak dalam tiga hari terakhir.

“Dalam tiga hari kedepan, masih berpotensi hujan sedang dan angin kencang,” kata Deby dihubungi Pontianak Post.

Kecepatan angin rata-rata 10 sampai 30 kilometer/jam. Meski demikian, Deby menyatakan tidak bisa memastikan potensi terjadinya puting beliung. Dia meminta agar masyarakat tetap waspada saat terjadi hujan disertai petir.

“Tidak ada potensi puting beliung. Tapi perlu diwaspadai,” kata Deby.

Wakil Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, kejadian angin puting beliung, Selasa malam menyebabkan tujuh rumah di kawasan Kecamatan Pontianak Utara rusak. Rerata kerusakan di bagian atap. Rabu (4/5) Pemerintah Kota Pontianak memberikan sejumlah bantuan bagi rumah yang terhantam angin. Salah satu bantuan itu adalah seng.

“Usai kejadian, tim reaksi cepat BPBD Kota Pontianak, Dinsos bersama camat dan lurah setempat langsung turun ke lapangan untuk melihat kondisi rumah yang terkena hantaman puting beliung. Rerata kerusakan di bagian atap. Langkah pertama yang dilakukan petugas adalah memasang terpal di bagian atap yang rusak,” terangnya, Rabu kemarin.

Pemasangan terpal lanjut Edi sebagai antisipasi awal apabila ada hujan dan angin susulan. Jika terpal tidak di pasang takutnya air hujan susulan masuk melalui atap warga yang rusak itu. “Saat kejadian itulah yang dilakukan petugas. Dengan membuat terpal dan seng. Minimal pemasangan terpal dapat meringankan warga yang atapnya rusak akibat puting beliung,” ujarnya.(gus/iza)

Berita Terkait