Tugu Pancasila Jebol Ditabrak

Tugu Pancasila Jebol Ditabrak

  Sabtu, 21 May 2016 09:37
MUSTA’AN/PONTIANAKPOST TABRAKAN : Evakuasi truk yang menabrak tugu Pancasila.

Berita Terkait

PUTUSSIBAU—Warga disekitar tugu Pancasila, jalan Komyos Soedarso Putussibau kota, Jumat (20/5) pukul 07.15 Wib dikejutkan bunyi benturan keras dan teriakan anak-anak sekolah di sekitar tugu. Sebuah truk menabrak tugu Pancasila ringsek berat. Kejadian tersebut terjadi, lantaran sang sopir berusaha mengindar anak-anak yang baru turun sekolah menyeberang jalan di sekitar tugu tersebut.

Teguh sopir truk KB 8653 AD menjelaskan, saat itu ia bersama teman-temannya sesama supir truk beriringan melewati jalan Komyos Soedarso. Pas di depan SMPN 1 Putussibau, dia melihat sejumlah anak sekolah tengah menyebrang jalan.

Karena truk berkecepatan sedang, membuat ia kaget dan langsung berusaha ngerem mendadak hingga mesin mobil yang ia kendarai mati seketika.

"Saat mobil saya mati mendadak, teman saya coba menarik mobil saya, tak tahunya ketika ditarik talinya putus kemudian mobil saya tiba-tiba hidup dan melaju dengan kecepatan lumayan sehingga menghantam tugu Pancasila yang ada di bundaran," katanya. Ia pun terjun dari mobilnya untuk berusaha menyelamatkan diri dari tabrakan yang menghantam tugu Pancasila.

Sebelum terjun, Teguh mengaku sempat berusaha mengerem dan mengatur gigi mobilnya, ternyata rem mobilnya blong dan kunci mobilnya saat itu tengah konslet sehingga kecelakaan tunggal pun tak terelakkan.

"Saya tetap bersukur, saat kejadian tersebut, tidak ada mobil atau sepeda motor yang melewati tugu Pancasila, sehingga tidak ada kendaraan atau pejalankaki yang tertabrak," tuturnya. Teguh mengaku sangat kaget dan syok atas kejadian tersebut karena tidak bisa dibayangkan jika ada pengendara lain di depannya, bahkan kakinya harus luka memar. Pada kesempatan yang sama, Adi teman Teguh mengaku memang ada membantu menarik mobil Teguh, saat mati mendadak.

"Tapi saat saya tarik,talinya putus dan mobil teguh tiba-tiba melaju kencang menghatam tugu,” terangnya.

Atas kecelakaan tunggal yang sempat membuat memacetkan jalan karena truk yang dikemudikan Teguh tidak bisa dihidupkan kembali sehingga harus dipindahkan ke sisi jalan. Kepala Dinas Cipta Karya dan tata Ruang, Nusantara Gawat mengatakan. Kerusakan tugu cukup berat. Dia meminta pemiliktruk bertanggungjawab memperbaikikerusakan tugu yang belumlama selesai diperbaiki.(aan)

Berita Terkait