Tugimin : Semua Petinju Tetap Punya Peluang di PON

Tugimin : Semua Petinju Tetap Punya Peluang di PON

  Jumat, 22 April 2016 09:00
ANDALAN: Ari Agustian dan Jesica yang tetap menjadi andalan Kalbar di PON XIX Jawa Barat nanti.

Berita Terkait

PONTIANAK--Cabang Olahraga Tinju yang bermarkas di sasana Persatuan Tinju Amatir (Pertina) Kalbar di Komplek Stadion Sultan Syarif Abdurahman kian sibuk. Hal itu terlihat pasca KONI Kalbar menggelontorkan anggaran bantuan PON kepada cabang olahraga unggulan di PON XIX Jawa Barat tersebut. 

Diungkapkan Ketua Pengprov Pertina Kalbar Tugimin, program latihan terus ditingkatkan kepada para atlet dan semakin baik lagi hingga September mendatang. "Sejak Januari lalu kami memang sudah lakukan pemusatan latihan secara mandiri. Dengan adanya dana sekarang tentu semakin baik untuk TC dan vitamin mereka," ujarTugimin kepada awak media Rabu lalu.

Tugimin mengatakan target emas PON memang berat. Namun ia telah merancang strategi agar bisa meraih target yang diinginkan. Bahkan ia juga telah memetakan lawan-lawan atletnya di PON nanti. Kalbar sendiri di PON mendatang akan menyertakan empat petinju terbaiknya di kelas berbeda. Kendati beberapa atlet yang lolos merupakan kali pertama tampil di PON, namun ia yakin dengan hasil latihan yang telah diberikan hingga saat ini.

Di kelas 75 kilogram , ungkap Tugimun, Agus Firmansayah lawan terberatnya dari Makasar. Beberapa kali perjumpaan mereka saling mengalahkan. Sementara itu untuk Andi Wandira dikelas 46 kilogram lawan terberatnya dari Bali.

Bagi dua petinju lainnya Ari Agustian dan Jesica kendati merupakan kali pertama ikut di PON namun ia menilai dari beberapa Kejurnas sudah dapat dinilai lawan-lawan berat yang akan dihadapi. 

"Ari Agustian akan turun dikelas 56 kilogram dan lawan terberatnya dari tuan rumah Jabar. Lawan Ari memang senior tapi saya rasa fisik bagusan Ari. Saya optimis Ari bisa mengatasinya. Sedangkan untuk Jesica dikelas 48 kilogram lawan terberatnya dari Kalsel dan Jakarta, mereka ini langganan juara," katanya.

Ari Agustian, kata Tugimin, saat ini berada di Pelatnas. Dan dia meminta agar tidak semua teknik yang ia dapat disini ditunjukan di Pelatnas, sebab, pelatihnya di Pelatnas dari Jawa juga. Keberadaannya disana juga baik karena untuk menambah jam terbang dia melalui kejuaraan internasional.

Ari Agustian yang saat ini sedang berlatih di Bali mengaku sedang fokus menghadapi kejuaraan dunia di Tiongkok. Namun diakui Ari hal tersebut tidak lantas membuyarkan semangatnya meraih medali di PON mendatang.

"Setelah Pelatnas disini saya juga nanti kembali ke Kalbar, sekitar sebulan sebelum PON saya pemusatan latihan di Kalbar. Tentu target saya bisa meraih medali di PON nanti, tapi saat ini fokus ke kejuaraan dunia dulu," katanya via telpon.

Ia menilai program latihan yang diberikan di Pelatnas juga sangat membantunya dalam mengembangkan kemampuan. Sehingga ia menilai untuk kesiapannya pada berbagai kejuaraan akan semakin baik walaupun diakuinya lawan di nasional juga cukup berat.

"Lawan-lawan dinasional ini tangguh-tangguh juga, terlebih yang masuk ke Pelatnas ini, namun saya akan buktikan yang terbaik di PON nanti," ungkap dia.

Sementara itu sang pelatih, Kosmas Radias mengaku saat ini atletnya  dipusatkan berlatih di Pertina, bahkan sudah menginap di Sasana Pertina. Hal ini untuk kesiapan dan mengoptimalkan program latihan yang diberikan.

"Mereka sudah beberapa hari menginap di Pertina ini, walaupun dengan fasilitas seadanya namun semuanya memang memiliki kemauan keras untuk berprestasi. jadi mereka lebih memilih menginap disini daripada pulang kerumahnya masing-masing," kata dia.

Saat ini, kata Kosmas, para atlet sudah mulai menerima program latihan khusus dari pelatih yang dilakukan hampir setiap hari pagi dan sore. Sehingga dengan menginap di Pertina mereka bisa lebih fokus berlatih meningkatkan kemampuannya.

"Semuanya kembali pada kemauan atlet, dan mereka menunjukan semangat yang tinggi jadi kami juga tidak kesulitan memberikan program latihan. Sejauh ini perkembangan mereka sudah sangat baik," ungkap dia.

Kosmas Radias juga tidak mematok target tertentu pada atletnya, karena menurutnya, ia tidak ingin membebani atletnya tersebut. "Mereka harus tampil all out dan tanpa beban agar bisa baik. Tanpa target, tapi saya yakin diantara mereka bisa meraih target yang kita inginkan. Semoga mereka bisa meraih satu emas untuk Kalbar," ungkap Kosmas. (bdi)

Berita Terkait