Truk Nyebur Jurang

Truk Nyebur Jurang

  Rabu, 22 June 2016 10:02
TERBALIK : Sebuah truk terbalik mengakibatkan satu tewas dan dua luka berat. FOTO MUSTA’AN

Berita Terkait

PUTUSSIBAU — Warga dusun Nanga Laki Desa Kelakar Kecamatan Hulu Gurung, Senin (20/6) siang dikejutkan bunyi dentuman keras dari sebuah truk yang terpeleset ke jurang. Diduga rem truk KB 9856 FB dari arah Sintang tujuan Putussibau talah blong saat melewati jembatan di jalan Lintas Selatan Dusun Nanga Laki. Atas peristiwa itu, satu orang tewas ditempat dan dua lainnya luka berat.

Kepada wartawan, Iptu Kamto Kasat Lantas Polres Kapuas Hulu menjelaskan, kecelakaan tunggal yang menewas pengemudinya atas nama Herkulanus Linauda warga desa Ingko Tambae Kecamatan Putussibau Selatan terjadi begitu cepat. Kejadian tersebut terjadi Senin 20 Juni 2016 sekitar pukul 13.30 WIB.

“Dum truk KB 9856 FB awalnya dari arah Putussibau menuju Sintang,” terang dia.

Saat itu, terang dia lagi,  truk melaju dengan kecepatan tinggi kemudian pada saat menuruni jalan menurun menuju jembatan, kendaraan tersebut tidak bisa dikendalikan oleh pengemudinya. Karena truk tersebut mengalami rem blong, sehingga hilang kendali dan menabrak tebing.

Sehingga dum truk tersebut jatuh kejurang disebelah kanan jalan dari arah Putussibau menuju kabupaten Sintang.

Sopir tewas ditempat, sedangkan dua rekannya luka berat, atas nama Bob warga Kalis. Ia mengalami robek didekat pergelangan kaki dan patah kaki. Sedangkan korban luka ringan sesak dada bernama Mus warga Dusun Taman Tapa Desa Segiam.

"Korban luka langsung di bawa ke Puskesmas Hulu Gurung untuk dilakukan penyelamatan awal dan pengobatan dan dirujuk ke Pontianak,” ungkapnya.

Sementara untuk korban yang meninggal  dunia langsung dibawa ke rumah duka. “Korban yang meninggal sudah dibawa ke rumah duka," ujarnya.

Saat ini, kata Kamto, dum truck masih di bawah jembatan belum bisa diangkat dari dalam jurang, menunggu alat berat dari perusahaan PT. Cipta Sentosa.

"Kami sudah ambil tindakkan dengan mendatangi TKP dan melakukan Olah TKP,” jelasnya. Selain melakukan olah TKP, Kamto mengaku anggotanya juga telah menolong korban untuk dibawa kerumah sakit terdekat (Puskesmas). Mencatat indentitas korban dan mencatat indentitas para saksi yang mengetahui kejadian tersebut. “Untuk sementara, hasil penyelidikannya menunjukan kejadian itu merupakan kecelakaan tunggal. Nanti kami akan memanggil saksi-saksi dilokasi," paparnya.(aan)

Berita Terkait