Transaksi Non Tunai Diterapkan

Transaksi Non Tunai Diterapkan

  Kamis, 7 December 2017 10:00
LUAR TUGAS: Brigpol Firmansyah (kiri) berbincang dengan masyarakat Desa Sekendal sebelum bertugas menjadi guru, belum lama ini. Berkat pengabdiannya, ia mendapatkan penghargaan dari Kapolri. Berita lengkap baca halaman 17.ISTIMEWA

Berita Terkait

PEMERINTAH Kabupaten Landak akan menerapkan transaksi nontunai di lingkungan pemkab. Transaksi non tunai nantinya merupakan bagian dari paket reformasi bidang keuangan.

Hal ini sudah dijabarkan dalam Surat Edaran Mendagri tentang implementasi transaksi non tunai pada Pemerintah Kabupaten dan Kota di seluruh Indonesia yang akan dilaksanakan paling lambat 1 Januari 2018. Pelaksanaan kebijakan ini juga sekaligus mengimplementasikan Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2016 Tentang Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi dan menjalankan paket kebijakan ekonomi yang dikeluarkan oleh Presiden RI.

Bupati Kabupaten Landak, Karolin Margret Natasa mengatakan, dengan adanya transaksi non tunai juga akan mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi demi meningkatnya akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah. "Dengan demikian mulai awal tahun 2018 nanti, bantuan-bantuan sosial dan bantuan pemerintah yang bersifat hibah, akan diberikan dalam bentuk transfer," ujar bupati saat menghadiri rapat paripurna penetapan APBD Landak tahun 2018, Kamis pekan lalu di gedung DPRD Landak.

Menurutnya, para bendahara di Pemkab Landakpun nantinya tidak lagi memegang uang dalam bentuk tunai atau menarik uang dalam bentuk tunai. "Jikapun ada bendahara memegang uang dalam bentuk tunai, uang yang dipegangnya itu tidak lebih dari Rp. 1 juta. Oleh karena itu saya berharap bagi Ibu Bapak atau anggota DPRD yang seringkali menerima proposal, terutama untuk bantuan rumah ibadah agar didorong memiliki rekening di Bank Kalbar," harapnya.

Sementara itu, Pj Sekda Landak, Alpius mengatakan, pemberlakuan transaksi non tunai itu dalam rangka mengurangi berbagai penyimpangan. "Pemkab Landak akan bekerjasama dengan Bank Kalbar untuk penerapan transaksi non tunai itu. Kitapun sudah menyiapkan mobile banking," ujarnya.

Ia memperkirakan kemungkinan minggu pertama awal Desember ini diharapkan bisa dilakukan MoU antara Pemkab Landak dengan Bank Kalbar guna penerapan transaksi non tunai itu. "Dengan adanya MoU transaksi non tunai itu, semua pelaksanaan transaksi non tunai akan dilaksanakan awal Januari 2018 mendatang. Tidak ada yang sifatnya kebijakan-kebijakan lagi. Semua transaksi dilakukan di Bank Kalbar. Kemungkinan nanti akan ada pegawai Bank Kalbar yang berjaga di Kantor Bupati Landak untuk mempermudah transaksi. Tempatnyapun sudah kami siapkan," kata Alpius. (mif)

Berita Terkait