Tottenham vs West Ham; Membeli Mimpi Slaven Bilic

Tottenham vs West Ham; Membeli Mimpi Slaven Bilic

  Minggu, 22 November 2015 10:48

LONDON--White Hart Lane jadi satu di antara dua stadion yang belum ternoda selama Premier League musim ini. Malam nanti, West Ham akan menguji rekor tanpa kekalahan markas Tottenham Hotspur itu. Apakah ini pertanda White Hart Lane akan jadi neraka bagi West Ham dan Slaven Bilic?

Jawabannya tidak. Karena kembali ke White Hart Lane untuk Bilic justru menjadi momen déjà vu. Debut Bilic bersama The Hammers pada 19 tahun silam dimulai dengan mengalahkan Spurs. Posisinya sebagai pemain debutan itu sama seperti dengan posisinya saat ini, pelatih debutan.

Laga pekan ke-13 ini menjadi lawatan pertama Bilic setelah ditunjuk menjadi juru racik strategi West Ham pada Juni lalu. ’’Disebut spesial, ya memang ini spesial. Bukan hanya bagi saya, tetapi juga bagi fans kami. Karena laga derby pasti selalu dinanti,’’ ujar Bilic, sebagaimana dikutip dari Goal.

Di atas kertas, derby London antara Spurs dan West Ham ini tidak lebih bergengsi dibandingkan derby London lainnya. Sebut saja derby antara Spurs menghadapi Arsenal, atau Arsenal bersua Chelsea. Tapi ingat, baik Arsenal ataupun Chelsea sudah sama-sama jadi korban kejutan West Ham.

Arsenal dipecundangi West Ham 2-0 di Emirates (9/8) lalu Chelsea dipermalukan 2-1 di Boleyn Ground (24/10). Dengan kata lain, apabila bisa menaklukkan Spurs, maka West Ham-lah rajanya London saat ini. Status rajanya London itu yang tidak bisa digapai Bilic dalam semusimnya bersama West Ham.

Makanya, bagi Bilic dia akan serasa membeli mimpi apabila mengakhiri 12 streak unbeaten Spurs di Premier League musim ini. ’’Silakan Anda berkata ini laga West Ham musim ini, Kami sudah menunggu momen besar ini,’’ sebut pelatih berkebangsaan Kroasia itu.

Akan tetapi, membeli mimpi itu tidak akan semudah yang dibayangkan Bilic. Itu tidak terlepas dari absennya playmaker Dimitri Payet. Kunci West Ham menjadi klub si pembunuh raksasa seperti Arsenal, Chelsea, Manchester City dan Liverpool itu absen dalam laga nanti.

Payet masih dibekap cedera engkel sejak 9 Nopember lalu dan diperkirakan baru kembali bermain Februari mendatang. Bisakah West Ham bernafas tanpa Payet? ’’West Ham bukan hanya Payet, dia hanya pemain terbaik kami,’’ sebut Bilic dikutip dari The Guardian.

Sebagai gantinya, Bilic memainkan Victor Moses di sayap kiri yang biasa ditempati Payet dalam formasi 4-2-3-1. Bukan hanya top skor West Ham, Payet juga top assists dengan tiga assists-nya. Selain itu, rerata passing kuncinya yang mencapai 3,9 kali per game menjadi salah satu pemain kreatif di Eropa bersama Mesut Oezil dan Neymar da Silva Santos Jr.

Ini pertama kalinya Payet absen dari komposisi pemain West Ham. Striker Diafro Sakho mengakui tidak akan mudah bagi West Ham lepas dari ketergantungan akan performa Payet. Hanya, Sakho mengingatkan kepada Spurs akan ancaman West Ham jika bermain tanpa Payet. ’’Jelas kami akan bermain berbeda,’’ klaimnya.

Apapun kejutan yang akan dihadirkan West Ham, pertahanan Spurs sudah siap. Di laga ini, penjaga gawang Hugo Lloris dipastikan aman dari FIFA Virus usai kembali ke negaranya, Prancis. Dari sisi skill, Mauricio Pochettino tidak mengkawatirkan Lloris yang baru kebobolan 10 gol dari 12 laga.

Trauma pasca ledakan bom di Stade de France sepekan yang lalu diharapkannya sudah dilupakan Lloris. ’’Saya yakin dia sekarang sedang dalam keadaan yang sedikit ada rasa trauma. Akan tetapi, dia sudah berkata kepada saya bahwa dia siap untuk dimainkan,’’ ungkap Pochettino, sebagaimana dikutip dari SBS. Tambahan tiga angka bisa semakin menjauhkan Spurs dari kejaran West Ham atau Southampton yang berada di posisi keenam dan ketujuh. (ren)