TOT ‘Bang Wawan’ BNNK Pontianak

TOT ‘Bang Wawan’ BNNK Pontianak

  Jumat, 7 Oktober 2016 09:30
PENYEMATAN PIN: Kepala BNNK Pontianak menyematkan Pin Antinarkoba pada peserta TOT di Hotel Aston Pontianak. WANDI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

BADAN Narkotika Nasional (BNN) Kota Pontianak menggelar Training of Trainer (TOT) terkait bidang Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Hotel Aston Pontianak, 4 -5 Oktober 2016. Kegiatan dua hari tersebut merupakan program BNNK Pontianak dalam pemberdayaan di lingkungan masyarakat.

Sebanyak 25 peserta dari perwakilan anggota organisasi di Pontianak, seperti dari organisasi / lembaga Mujahidin, Brigantika, GMI, BKMT, Hypnoprana, GMKI, Wanita Islam, PNU, Gema Napza, serta para penggiat antinarkoba guna menjadi pelatih TOT yang telah memiliki kemampuan dan keterampilan untuk dapat berperan memberikan informasi peyuluhan pada masyarakat.

Saat membuka TOT, Kepala BNNK Pontianak, Agus Sudiman mengatakan, kegiatan sebagai bentuk perpanjangan tangan untuk memberikan materi kepada penggiat antinarkoba, guna berperan aktif memberantas penggunaan narkoba, baik di lingkungan organisasi maupun masyarakat. “Hingga kini masih banyak dari masyarakat umum yang belum tahu bahaya bagi pengguna narkoba dan apa hukumnya apabila tersandung kasus narkoba,” ucapnya.

Lanjut Agus, selain itu, BNNK Pontianak saat ini tengah menggencarkan program pencegahan penyalahgunaan narkoba bagi masyarakat, bertajuk Pembangunan Berwawasan Antinarkoba (Bang Wawan). “Bang Wawan merupakan strategi meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya narkoba,” katanya.

Dikatakan Agus, program Bang Wawan atau pembangunan wawasan antinarkoba, merupakan program pembangunan yang menjamin kebijakan yang orientasinya upaya pencegahan. Dengan wawasan ini menurutnya, dapat meningkatkan komitmen dan sinergi seluruh komponen bangsa dalam pencegahan darurat narkoba.

Oleh karena itu, ia mengajak lembaga-lembaga keorganisasian yang hadir turut serta membangun di lingkungannya yang berwawasan antinarkoba. Diantaranya, kata dia, mereka membuat suatu kebijaksanaan di lingkungannya serta ikut mendukung pengangaran dalam program ini.

Di kesempatan yang sama, Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNK Pontianak, Nuryakin mengatakan, untuk peserta TOT selama kegiatan mereka akan diberikan dan dibekali materi mulai dari informasi seputaran narkoba, serta bagaimana cara memberikan dan menyampaikan materi tersebut kepada masyarakat. Selain itu, kata dia, semua peserta TOT juga dilakukan tes urin untuk memastikan apakah semua anggota ini terbebas dari pengaruh narkoba. (pms/ser)

Berita Terkait