Titik Api Masih Minim

Titik Api Masih Minim

  Jumat, 19 Agustus 2016 09:54
Ilustrasi

Berita Terkait

PUTUSSIBAU—Pemerintah daerah bersama instansi vertikal (TNI dan Polri), sampai saai ini terus berupaya mencegah terjadi kebakaran hutan dan lahan di daerah ini. Upaya itu cukup membuahkan hasil, hingga Kamis (18/8) sedikit ditemukan titik api.

Jikapun ada, hanya kecil yang diakibatkan kebakaran lahan kosong. Namun demikian, jajaran Polres Kapuas Hulu terus melakukan patroli rutin.

Minimnya titik api di bumi uncak kapuas benarkan Kapolres Kapuas Hulu AKBP Sudarmin SIK melalui Paur Humas, Ipda Rajiman. Dia mengatakan, penanganan kabut asap menjadi skala perioritas Polri. Karena jika sudah terjadi kabut asap mengggangu aktivitas, lingkungan dan terdampak terhadap kesehatan.

“Tahun 2015 sudah dibentuk satgas Pleton Desa yang diketuai Babinsa,”katanya kemarin. Sementara, terang dia, Babinkamtibmas, Sekdes dan kades sebagai penasehat untuk mengantisipasi Karhutla. Setiap pleton beranggotakan 10 orang yang bertugas mengecek titik api. Jika ada Karhutla, petugas langsung bertindak lakukan pemadaman. “Slogannya pantang pulang sebelum api padam,” tegasnya.

Terbukti ada anggota 2-3 hari tidak pulang dari lokasi kebakaran, bersama masyarakatnya. Dijelaskannya, ketentuan yang mengatur tentang Karhutla tertuang dalam Inpres Nomor. 11 Tahun 2015, kemudian UU No. 32 Tahun 2009,  UU No. 41 tentang Kehutanan yang mengatur Karhutla, dan Undang-undang Perkebunan. Dalam melakukan aksi pemadaman petugas dilengkapi alat pemadam kebakaran yang sudah memadai.“Kami sudah modifikasi alat pemadaman kebakaran,” kata Rajiman.

Rajiman menyebutkan, jika lokasi susah ditempuh dengan kendaraan roda empat, anggota bisa saja menggunakan tanki semprot agar api benar-benar dipastikan padam. Menurutnya, hingga tanggal 16 Agustus 2016 lalu, titik api terdeteksi di Kecamatan Kalis Desa Nanga Sebintang, kemudian di Desa Keling Pagung Kecamatan Empanang. “Selama ini setiap kecamatan sudah dipadamkan,” ungkap dia.

Dijelaskannya lagi, adapun titik api pada tanggal 14 Agustus lalu ada 4 titik yang sudah dipadamkan, tanggal 12 ada 6 titik. Pemadaman bekerjasama dengan anggota Polsek, Koramil, kemudian Pemda melalui Satpol PP. Di Kapuas Hulu titik api mulai terdeteksi sejak tanggal 9 Agustus.

“Dari informasi masyarakat, pembakaran hanya sampai 17 Agustus, di Kapuas Hulu termasuk minim,” ucapnya.(aan)

Berita Terkait