Tingkatkan Mutu Dosen Susun Proposal Riset

Tingkatkan Mutu Dosen Susun Proposal Riset

  Rabu, 6 April 2016 09:03
WORKSHOP: (Ka-Ki) Edy Suryadi, Helman Fachri, Desmelita, bersama seorang pakar pada workshop penyusunan proposal riset. FOTO AGUS SULAIMAN

Berita Terkait

KEMENTRIAN Riset, Tekhnologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) bekerjasama dengan Universitas Muhammadiyah (UM) Pontianak, Selasa (5/4) kemarin menggelar workshop Peningkatan Mutu Dosen dalam Penyusunan Proposal Program Riset Terapan tahun 2016, bertempat di Hotel Kapuas Palace Pontianak.

Workshop dihadiri Kasubdit Riset Terapan Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Kemenristek Dikti RI, Dra Desmelita MSc diikuti 86 peserta utusan perguruan tinggi se-Kalbar.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UM Pontianak, Edy Suryadi mengatakan, merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan karena Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Kemenristek Dikti RI menunjuk UM Pontianak sebagai panita pelaksana workshop. “Kami atas nama panitia mengucapkan terima kasih atas kepercayaan ini. Semoga workshop memberikan manfaat dan berdampak positif terhadap penelitian dosen,” katanya.

Sesuai paradigma perguruan tinggi dimana secara normative berperan sebagai penghasil dan penyedia pengetahuan, sebagai teladan dan agen pembaharuan di masyarakat. “Karena itu, reputasi suatu perguruan tinggi tercermin dari kontribusinya dalam pengembangan riset, berupa karya-karya ilmiah dan kemanfaatan hasil bagi kesejahteraan dan peningkatan mutu kehidupan masyarakat baik regional, nasional maupun internasional,” jelas Edy. Pergururan tinggi, sambungnya, seyogyanya secara berkesinambungan meningkatkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya kualitas penelitian dan pengembangan untuk menghasilkan ilmu pengetahuan dan tekhnologi.

Sementara Desmelita menjelaskan, tujuan workshop dalam rangka meningkatkan mutu dan kemampuan dosen menyusun proposal penelitian sesuai standar ditentukan, menginformasikan skim-skim penelitian yang ada di Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat. “Kami menyelenggarakan kegiatan seperti ini di 19 titik di berbagai wilayah di Indonesia,” katanya.

Rektor UM Pontianak, Helman Fachri SE MM menuturkan, UM Pontianak telah berhasil menjadi perguruan tinggi terbanyak se-Kalimantan mendapat hibah penelitian dari Dikti. “Ini tidak terlepas program kami lakukan yakni mewajibkan dosen melakukan program penelitian minimal 1 kali dalam setahun, menfasilitasi bahkan dalam bentuk pembiayaan internal untuk penelitian dosen, pelatihan dan seminar baik lokal, nasioanal bahkan internasional,” pungkasnya.(d4/ser)

Berita Terkait