Tingkatkan Mutu, Berharap Akreditasi A , LPI Awaluddin Dinilai Assessor Pusat

Tingkatkan Mutu, Berharap Akreditasi A , LPI Awaluddin Dinilai Assessor Pusat

  Kamis, 3 December 2015 11:11
PENILAIAN : Assessor saat melakukan kegiatan penilaian akreditasi A terhadap Lembaga Pendidikan Islam Awaluddin di Jalan Perintis Kota Baru Kabupaten Kubu Raya, Rabu (2/12) pagi. Mujib for Pontianak Post

PONTIANAK---Lembaga Pendidikan  Islam (LPI ) Awaluddin di Jalan Perintis Kota Baru, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya terus berkembang. Rabu (2/12) sekolah ini kedatangan tim assessor dari Departemen Agama Pusat melakukan penilaian akreditasi A.

“Dua orang assessor, melakukan penilaian untuk akreditasi A. Kita berharap hasil dari ini, terjadi peningkatan mutu pendidikan  di Mis Awaluddin,” ungkap H. Samuki Spd.i Ketua Lembaga Pendidikan Islam Awaluddin kepada Pontianak Post, kemarin.Samuki menceritakan, awal mula berdirinya LPI Awaluddin. Dia dan keluarganya merintis  MIS sejak tahun 1999. Mendirikan ruang belajar mulai dari sebatang kayu bulat. Niat luhur itu berbuah hasil dengan keluarnya izin operasional  tahun 2000. Murid terus bertambah. Tenaga pengajar juga bertambah. Melihat perkembangan MIS pesat, maka tahun 2010 berdirilah SMP. Tiga tahun kemudian  MAS (Madrasah Aliyah Salafiah) pun berhasil didirikan.

“ Selain MIS, SMP dan MAS,  di LPI Awaluddin juga ada TPA/Diniyah Salafiyah. Lembaga pendidikan ini masih banyak perlu bantuan untuk pengembangan mutu pendidikan. Karena itu, dengan akreditasi A kelak lembaga ini bisa berkembang,” kata tokoh masyarakat itu.LPI Awaluddin berdiri diatas lahan sekira 5200 m2. Dilokasi sudah ada lapangan  olah raga, taman sekolah,  masjid, puskesmas pembantu,  bangunan pendidikan sudah memiliki 12 ruangan. Sembilan lokal digunakan untuk belajar mengajar. Sedangkan 3 ruangan lagi untuk kantor para guru. Muridnya sudah mencapai 500-an. Mereka belajar pagi sampai malam silih berganti memanfaatkan ruangan yang terbatas.  

“Selama ini untuk membiayai lembaga ini lebih banyak swadaya sendiri. Karena itu jika akreditasi A, maka berharap ada bantuan dari pemerintah bisa menambah RKB (ruang kelas baru),” harap Samuki.Terakhir, mantan anggota DPRD Kubu Raya ini menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah banyak membantu pengembangan pendidikan ini.  Seperti blok grand, depag provinsi dan KKR, pengawas sekolah, mentor dan Assessor akreditasi Agus Buyung dan Syarif Mohtar. (bar/r)