Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Tingkatkan Kualitas Pelayanan

  Sabtu, 9 April 2016 09:41
GANTI METERAN: Tampak seorang petugas PDAM mengganti meteran salah satu pelanggan yang mengalami rusak. Berbagai perbaikan layanan dilakukan perusahaan pelat merah tersebut, demi kepuasan pelanggan. MUSTA’AN/PONTIANAK POST

Berita Terkait

MANAJEMEN Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kapuas terus berbenah diri, untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggannya. Kendati belum meraup untung, perusahaan yang masih merugi dan terus disuntik dana dari APBD Kapuas Hulu ini, berusaha menekan pengeluaran, dengan tidak mengabaikan kualitas dan kuantitas pelayanan.

Direktur PDAM Tirta Kapuas Mohammad Saini Hadi mengungkapkan jika langkah pertama yang dilakukannya adalah efisiensi di semua bidang, baik itu di keuangan, sistem pelayanan, maupun penanganan gangguan di lapangan. “Untuk manajemen keuangan kami tengah melakukan efesiensi. Duit dihemat, tapi pelayanan kami tingakatkan,” kata Saini, Jumat (8/4) di Putussibau.

Mantan Ketua KPU Kabupaten Kapuas Hulu ini mengungkapkan bagaimana upaya peningkatan pelayanan yang dilakukan mereka. Sebut saja seperti memasang peralatan sesuai standar dan kebutuhan, yang telah dilakukannya sejak menjabat direktur PDAM, sejak satu bulan terakhir ini. “Salah satu cara dengan memanajemen peralatannya lebih tepat. Contoh ada unit butuh pompa 10 liter, tapi saat itu dipasang 15 liter, saya ganti sesuai kebutuhan,” kata arsitek ini.

Pria yang diharapkan banyak pihak bisa membawa perubahan manajemen PDAM Tirta Kapuas ini, mengaku efisiensi yang dilakukannya belum menunjukkan hasil, karena masih dalam proses perbaikan.  Namun dia yakin dalam waktu 2 tahun ke depan, mereka tidak menjadi beban Pemda Kapuas Hulu sepenuhnya. Dia berharap bisa meraup untung walaupun tidak besar.

“Kami juga lakukan penggantian watermeter pelanggan yang rusak. Jumlahnya cukup banyak, bisa mencapai 200 buah lebih,” katanya. Selain itu, mereka juga melakukan penagihan dan pemutusan pada pelanggan yang tidak membayar tunggakan. Langkah tegas tersebut harus dilakukan mereka, agar salah satu Badan Usaha Milik Daerah tersebut bisa berkembang. “Tunggakan pelanggan PDAM se-Kapuas Hulu capai Rp1 miliar,” terangnya.

Diungkapkan dia jika tunggakan terbesar berada di daerah Kedamin, Kecamatan Putussibau Selatan, serta di dalam Kota Putussibau, Kecamatan Putussibau Utara. Sisanya, diakui dia, berupa tunggakan dari kecamatan seperti Jongkong dan Selimbau. “Kalau Jongkong mungkin ada kelalaian petugas, yang lain berbagai macam faktor,” tutur Saini.(aan)

Berita Terkait