Tingkatkan Kualitas Guru Lewat UKG

Tingkatkan Kualitas Guru Lewat UKG

  Selasa, 10 November 2015 11:08
UJI KOPETENSI : Peserta Uji Kompetisi Guru (UKG) saat mengikuti ujian secara online di ruangan Kelas SMP 1 Putussibau. MUSTA’AN /PONTIANAKPOST

Berita Terkait

PUTUSSIBAU—Ada 3.325 Guru baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Non PNS, Senin (9/11) mengikuti pelaksanaan uji kompetensi guru (UKG) dalam rangka untuk memetakan kualitas Guru. Dengan UKG tersebut diharapkan dapat diketahui kompetensi guru dalam mengajar anak didiknya. Kegiatan yang berlangsung tangga 9- 18 November 2015 mendatang disambut antusias para pengajar di daerah ini.Guru yang mengikuti UKG tersebut terdiridari SMK 1 Kedamin 1785, SMAN 1 Putussibau 420, SMP 1 Putussibau 280, SDN 1 Putussibau 420 orang. Kepala Dinas Pendidikan Kapuas Hulu Mauluddin, SIP mengatakan dalam pelaksanaan UKG ini tidak dikuti oleh guru agama, mengingat yang untuk UKG guru agama dilaksanakan terpisah. Untuk pelaksanaan dilakukan Kemenag kabupaten Kapuas Hulu.

"Tahun 2014 nilai yang harus dicapai 4.7 sementara untuk tahun 2015 nilai yang harus dicapai naik menjadi 5.5 untuk tes kompetensinya,"katanya. Selama ini yang menjadi kendala terhadap dunia pendidikan di Kapuas Hulu terletak pada persebaran guru tidak merata. Hal itu disebabkan karena keterikatan terhadap suami khusus guru wanita."Kalau suami pindah istri ikut pindah juga,” jelasnya.

Pada saat ini dikatakannya untuk Jumlah guru di kapuas hulu total 3.325 orang termasuk tenaga honorer. Sementara untuk jumlah sekolah tingkat SD sekitar 400 an, SMP 95 dan SMA 23 an. Berdasarkan data saat ini kapuas hulu alami kekurangan guru sebanyak 400 orang. "Guru ini macam-macam.Ada guru kelas dan juga guru mata pelajaran untuk SD, SMP, SMA dan SMK,"kata Mauluddin.

Dijelaskanya, UKG Dinas Pendidikan Kapuas Hulu diikuti tenaga guru kontrak. Dalam UKG sebagai bentuk motivasi, mengingat selama ini yang selalu diperhatikan pemerintah hanya guru PNS saja. Dengan kegiatan ini diharapkan pemerintah memberikan sertifikasi kepada mereka. "Kompetisi guru ini meliputi empat aspek seperti kepribadian, pedagogik, sosial dan profesional guru,” jelasnya.(aan)

Berita Terkait